Air terjun Mayung Polak Lombok Timur. (dok. IDN Times)
Jumlah destinasi wisata alam di Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) yang dibuka pada 2023 sebanyak 22 destinasi. Terdiri dari 16 destinasi wisata nonpendakian dan 6 destinasi wisata pendakian.
Pada tahun 2023, ada tambahan satu destinasi wisata nonpendakian baru yang dibuka. Yaitu destinasi wisata alam non pendakian Air Terjun Tiu Ngumbak di wilayah kerja Resort Santong, SPTN Wilayah I Taman Nasional Gunung Rinjani Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara.
Sementara untuk destinasi wisata pendakian, biasanya BTNGR melakukan penutupan mulai 1 Januari hingga 31 Maret setiap tahunnya. Terdapat 6 pintu masuk pendakian ke Gunung Rinjani dengan kuota 700 pendaki setiap hari. Antara lain:
- Jalur Pendakian Senaru dengan rute Jebak Gawah Senaru - Pelawangan Senaru - Danau Segara Anak - Jalur Pendakian Senaru/Torean dengan kuota maksimal 150 pengunjung per hari.
- Jalur Pendakian Sembalun dengan rute Pintu Masuk Jalur Pendakian Sembalun - Pelawangan Sembalun - Puncak Gunung Rinjani/Danau Segara Anak - Jalur Pendakian Sembalun/Torean/Senaru dengan kuota maksimal 150 pengunjung per hari.
- Jalur Pendakian Torean dengan rute Pintu Masuk Jalur Pendakian Torean-Pelawangan-Puncak Gunung Rinjani/Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Torean/Senaru dengan kuota maksimal 100 pengunjung per hari.
- Jalur Pendakian Aik Berik dengan rute Jebak Gawah Aik Berik - Pelawangan Aik Berik dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per han.
- Jalur Pendakian Timbanuh dengan rute Pintu Masuk Jalur Pendakian Timbanuh Pelawangan Timbanuh dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari.
- Jalur Pendakian Tete Batu dengan Pintu Masuk Jalur Pendakian Tete Batu-Pelawangan Tete Batu dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari.