Bupati Kupang Klarifikasi soal Rapat di Kafe Mal yang Ramai Pengunjung

- Bupati Kupang Yosef Lede menggelar diskusi bersama lurah dan camat di kafe Lippo Mall, yang menuai sorotan publik karena dianggap tidak etis di tengah isu efisiensi anggaran.
- Yosef menjelaskan pertemuan informal itu bertujuan membuka hati dan komunikasi lebih jujur antarpejabat, agar persoalan yang sulit disampaikan di forum resmi bisa dibahas secara terbuka.
- Ia menegaskan kegiatan tersebut menjadi ajang penyegaran sekaligus menyatukan visi misi daerah, serta mendengarkan langsung masukan dari para lurah dan camat untuk evaluasi kerja pemerintahan.
Kupang, IDN Times - Bupati Kupang Yosef Lede mendapatkan sorotan publik usai menggelar diskusi bersama seluruh lurah dan camatnya pada salah satu kafe mewah di Lippo Mall Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam video yang beredar menampilkan para peserta diskusi atau rapat itu mengenakan kemeja serba putih. Mereka semua memenuhi gerai Maxx Coffee di mal tersebut. Sementara suasana pusat perbelanjaan modern itu juga tengah ramai.
Salah satu akun Instagram yang mengunggah kejadian ini adalah Flobamorata Repost sejak tiga hari lalu dan mendulang tanggapan warganet. Banyak yang menilainya tak etis di tengah efisiensi anggaran dan kebutuhan daerah yang lebih mendesak saat ini.
1. Agar lebih enak buka hati satu sama lain

Pemerintah Kabupaten Kupang lantas membenarkan kejadian tersebut dan menggunggah pernyataan Yosef Lede melalui akun Facebook resmi Prokopim Kab Kupang. Menurutnya, pertemuan ini digelar karena dirasa ada berbagai hal yang bisa diutarakan di luar pertemuan formal.
"Karena kadang tidak terselesaikan di forum yang resmi sehingga dalam forum seperti ini buka hatinya lebih enak, penyampaian lebih lugas, menceritakan apa adanya," sebut Yosef, Rabu (25/3/2026).
Ia menyebut pertemuan ini akan menjadi atensinya untuk menindaklanjuti apa yang sudah didiskusikan dan evaluasi kerja.
2. Bentuk penyegaran

Hal ini, kata dia, ia lakukan juga untuk lebih mendekatkan hati dengan para bawahannya itu dengan suasana yang informal. Yosef menyebut pertemuan ini akan jadi bahan untuk evaluasi, mendengarkan saran maupun persoalan dari berbagai kelurahan dan kecamatan di Kabupaten Kupang. Ia juga membuka kesempatan bagi pimpinan dinas-dinas untuk berbicara dalam kesempatan itu.
"Kadang mendekatkan hati ini dengan cara-cara penyegaran termasuk dengan cara duduk satu meja dan membicarakan untuk kepentingan daerah," tukasnya.
3. Lebih satukan visi

Yosef Lede yang sudah setahun menjabat sebagai bupati dalam kesempatan itu juga sempat menyatakan momentum tersebut ia gunakan untuk membahas visi ke depannya. Bagi lurah dan camat pertemuan itu, kata dia, diharapkan dapat membantu pemerintah daerah karena dinilai cakap dan punya kompetensi menjawab persoalan di daerah.
"Ini hanya bagaimana mendekatkan diri supaya apa yang menjadi visi misi daerah itu didiskusikan secara baik dan sama-sama bekerja untuk menyelesaikan berbagai persoalan di Kupang," jelas dia.


















