Petugas Polsek Rote Barat Daya Polres Rote Ndao NTT menuju korban l terkait insiden kapal tenggelam saat akan ke sekolah. (Dok Polres Rote Ndao)
Beruntung, pada saat kejadian itu ada dua kapal body batang yang melihatnya sehingga memberikan pertolongan. Dua kapal ini dinahkodai warga setempat yakni Yusuf Kiki dan Johanis Kiki.
"Mereka menyaksikan kejadian dari pantai Dusun Lohaen segera bergerak menggunakan kapal mereka," tukasnya.
Mereka pun mengevakuasi seluruh pelajar beserta nahkoda kemudian menarik kapal yang terbalik kembali ke pantai Dusun Lohaen. Dalam kecelakaan ini tidak ada korban jiwa.
"Tidak ada korban jiwa. Nahkoda bersama siswa-siswi SMP, SMA, dan SMK dalam keadaan sehat," ujar Subur.
Akibat dari kecelakaan itu, kata dia, sebanyak 13 telepon genggam milik para pelajar rusak akibat terendam air, termasuk ada siswa yang kehilangan ijazahnya.
"Seorang siswa bernama Jali Haning yang kehilangan ijazahnya dan satu surat keterangan lulus," tambah dia.