Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan kobaran api di Desa Wisata Adat Sade Lombok Tengah, Sabtu malam (22/8/2026). (IDN Times/Istimewa)
Untuk penanganan darurat, BPBD Kabupaten Lombok Tengah telah mulai mendirikan tenda-tenda pengungsian di sekitar lokasi. Saat ini, kata Sadimin, kebutuhan mendesak yang sangat diperlukan warga korban terdampak kebakaran adalah tambahan tenda pengungsi untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal.
Terkait penyebab pasti kebakaran, kata dia, masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Namun, mengantisipasi kejadian serupa, Sadimin, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya korsleting atau hubungan arus pendek listrik.
Masyarakat diminta memeriksa secara berkala kondisi kabel dan instalasi listrik di rumah. Kemudian jangan menggunakan kabel atau stop kontak yang sudah rusak, terkelupas, atau terbakar. Selain itu, menghindari penggunaan terlalu banyak colokan pada satu stop kontak.
Masyarakat juga diminta mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan, terutama saat meninggalkan rumah atau sebelum tidur. Masyarakat diminta jangan menempatkan kabel listrik di dekat sumber panas atau tempat yang mudah terkena air. Berikutnya, memastikan instalasi listrik rumah sesuai standar dan menggunakan pengaman listrik yang layak.
"Segera matikan aliran listrik apabila tercium bau hangus atau terlihat percikan api dari peralatan listrik. Siapkan alat pemadam api ringan (APAR) atau sarana pemadaman sederhana yang aman dan mudah dijangkau," kata dia.