Lombok Timur, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim), terus berupaya untuk mencapai target Universal Health Coverage (UHC) untuk kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Sebanyak 72 persen warga Lotim diusulkan untuk mendapatkan bantuan iuran JKN-KIS.
Itu merupakan salah satu upaya yang dilakukan, yaitu dengan mengusulkan warga miskin yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk mendapatkan kepesertaan dengan status Peserta Bantuan Iuran (PBI) JKN-KIS. Sementara untuk warga yang mampu diarahkan menjadi peserta mandiri.
PBI JKN-KIS merupakan peserta yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah untuk warga miskin dan kurang mampu, melalui anggaran APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten.
