Kepala Pelaksana BPBD NTB Ahmadi. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD NTB Ahmadi mengatakan Pemda Kabupaten Bima telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir bandang di Kecamatan Wera dan Ambalawi. Dengan keluarnya SK tanggap darurat maka akan mempercepat proses penanganan bencana banjir bandang di Bima.
"Kita sudah rapat koordinasi dengan Pj Gubernur dan OPD untuk mulai sore ini bergetak ke Bima untuk penanganan dampak banjir di Wera. Termasuk juga di Ambalawi dan semuanya. Gubernur besok akan kunjungan lokasi banjir," kata Ahmadi.
Dia menjelaskan sudah mengkoordinasikan penanganan infrastruktur yang rusak akibat banjir bandang. Seperti penanganan tiga jembatan yang putus supaya dua kecamatan tersebut tidak terisolasi.
"Kedua kebutuhan makan minum juga kita kirimkan. Termasuk layanan kesehatan, beras makanan siap saji. Serta kami kirimkan bahan bangunan untuk hunian sementara bagi 7 masyarakat yang rumahnya hanyut," jelasnya
Dia menyebut belum ada estimasi soal jumlah kerugian akibat banjir bandang di Bima. Petugas BPBD di lapangan sedang melakukan pendataan dan penghitungan.
"BBD mengupayakan kebutuhan siap saji dan sarana pengungsian. Untuk kebutuhan makanan cepat saji ini sharing bukan hanya di BPBD saja tetapi pemerintah Kabupaten/Kota dan Dinas Sosial," kata Ahmadi.