Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
10 Unit Rumah Warga Bima Terbakar, Estimasi Kerugian Rp1,2 Miliar
Tangkapan layar saat 10 rumah terbakar, milik warga Desa Lanta Kecamatan Lambu Kabupaten Bima (Dok/Istimewa)

Bima, IDN Times - Kebakaran hebat melanda rumah warga di Dusun Jamangko Desa Lanta Kecamatan Lambu Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (22/12/2023).

Sebanyak 10 unit rumah panggung dan permanen milik warga setempat ludes terbakar.

"Sembilan unit rusak berat dan rata dengan tanah. Sementara satu lainnya hanya rusak ringan," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bima A Rifa'i.

1. Diduga korsleting listrik

google

Peristiwa kebakaran ini diduga sumber api dari korsleting listrik pada rumah korban yang bernama Mukhtar. Kemudian api dilihat oleh seorang warga saat melintas sekitar lokasi pada pukul 15.30 Wita, lalu ia berteriak meminta pertolongan bahwa terjadi kebakaran rumah.

"Belum diketahui pasti penyebab nya. Tapi dugaan sementara dari keterangan warga akibat korsleting listrik," terangnya.

Warga yang mendengar teriakan saksi, kemudian bergegas melakukan pemadaman dengan menggunakan peralatan seadanya. Sayangnya, upaya mereka tidak membuahkan hasil karena tiupan angi cukup kencang hingga kobaran api terus menjalar ke sembilan rumah korban lainnya.

2. Api berhasil dipadamkan setelah mobil damkar tiba di lokasi

ilustrasi pemadam kebakaran berjuang memadamkan api (commons.wikimedia.org/Bundesheer Fotos)

Api kemudian berhasil dipadamkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) beserta petugas tiba di lokasi. Selanjutnya api baru tuntas dilakukan pendinginan oleh petugas yang dibantu warga setempat sekitar pukul 16.40 Wita.

"Untung mobil damkar dan petugas cepat tiba di lokasi, sehingga api tidak menjalar ke rumah warga sekitar," terangnya.

3. Estimasi kerugian capai Rp1,2 miliar

ilustrasi menghitung uang (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Rifa'i mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Para korban hanya mengalami kerugian materil sekitar Rp1,2 miliar, karena sembilan rumah mengalami rusak berat dan rata dengan tanah.

Sementara korban saat ini telah dievakuasi ke rumah tetangga dan keluarga terdekat. Dengan harapan, Pemda Bima agar segera menyalurkan bantuan tanggap darurat ke korban yang terdampak bencana alam tersebut.

"Kaitan kejadian ini sudah kita laporkan, semoga korban cepat disalurkan bantuan tanggal darurat. Karena mereka sudah tidak lagi memiliki tempat tinggal," harapnya.

Editorial Team

Related Article