Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
1.649 Polisi Diterjunkan Amankan Mudik Lebaran dan Idul Fitri di NTB
Apel pengecekan pasukan Operasi Ketupat Rinjani 2026, Kamis (12/3/2026). (dok. Istimewa)
  • Polda NTB menurunkan 1.649 personel dibantu TNI, Basarnas, Dishub, dan BPBD untuk mengamankan arus mudik serta perayaan Idul Fitri 1447 H dalam Operasi Ketupat Rinjani 2026.
  • Operasi Ketupat Rinjani berlangsung selama 14 hari mulai 13 hingga 26 Maret 2026, dengan fokus pada pengamanan dan pelayanan masyarakat bertema 'Mudik Aman, Keluarga Bahagia'.
  • Polda NTB mendirikan puluhan pos pengamanan dan pelayanan di berbagai titik strategis serta membuka layanan penitipan kendaraan gratis di kantor polisi bagi pemudik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
12 Maret 2026

Polda NTB menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Rinjani 2026 di Mapolda NTB untuk mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana pengamanan Idul Fitri 1447 H.

13–26 Maret 2026

Operasi Ketupat Rinjani 2026 dilaksanakan selama 14 hari dengan melibatkan ribuan personel lintas instansi guna mengamankan arus mudik dan balik Lebaran di NTB.

kini

Polda NTB menyiapkan pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu di berbagai lokasi serta membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang mudik.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Polda NTB melaksanakan Operasi Ketupat Rinjani 2026 dengan menerjunkan 1.649 personel untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Nusa Tenggara Barat.
  • Who?
    Kepolisian Daerah NTB bersama TNI, Basarnas, Dinas Perhubungan, dan BPBD terlibat dalam operasi ini di bawah koordinasi Kapolda NTB Irjen Pol Edy Murboyo.
  • Where?
    Kegiatan pengamanan dilakukan di seluruh wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat, termasuk lokasi wisata, fasilitas publik, bandara, pelabuhan, terminal, serta kawasan pemukiman.
  • When?
    Operasi berlangsung selama 14 hari mulai 13 Maret 2026 pukul 00.00 WITA hingga 26 Maret 2026 pukul 00.00 WITA, diawali apel gelar pasukan pada 12 Maret 2026 di Mapolda NTB.
  • Why?
    Operasi digelar untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik serta memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2026.
  • How?
    Pengamanan dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi dengan pendirian pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di berbagai titik
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak polisi di NTB kerja bareng tentara dan petugas lain buat jaga orang yang mau mudik Lebaran. Ada ribuan orang ikut bantu biar semua aman dan lancar. Mereka bikin banyak pos jaga dan pos tolong di jalan, bandara, dan pelabuhan. Operasi ini jalan dua minggu supaya orang bisa mudik dengan senang dan aman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Operasi Ketupat Rinjani 2026 di NTB menunjukkan komitmen kuat aparat dan berbagai instansi dalam menciptakan suasana mudik yang aman dan nyaman. Dengan ribuan personel lintas lembaga, puluhan pos pelayanan, serta fasilitas penitipan kendaraan gratis, masyarakat mendapat jaminan perlindungan dan kemudahan selama perjalanan merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mataram, IDN Times - Kepolisian Daerah (Polda) NTB menerjunkan 1.649 personel untuk mengamankan arus mudik lebaran dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dalam Operasi Ketupat Rinjani 2026. Ribuan personel yang diterjunkan terdiri dari 375 personel Polda NTB dan 1.274 personel Polres/Polresta jajaran.

Selain itu, Operasi Ketupat Rinjani 2026 juga didukung oleh unsur lintas instansi, di antaranya TNI 500 personel, Basarnas 116 personel, Dinas Perhubungan 1.259 personel dan BPBD 126 personel. Kapolda NTB Irjen Pol Edy Murboyo mengatakan kolaborasi tersebut bertujuan memastikan pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat dapat berjalan maksimal selama masa mudik dan balik lebaran 2026.

1. Operasi Ketupat Rinjani berlangsung selama 14 hari

Kapolda NTB Irjen Pol Edy Murboyo. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Pada Kamis (12/3/2026) digelar apel gelar pasukan di Mapolda NTB. Edy menjelaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan tahap akhir pengecekan kesiapan seluruh personel dan sarana prasarana yang akan digunakan dalam pengamanan arus mudik dan Idul Fitri 2026.

Operasi Ketupat Rinjani 2026 akan berlangsung selama 14 hari, dimulai pada 13 Maret 2026 pukul 00.00 WITA hingga 26 Maret 2026 pukul 00.00 WITA. "Apel gelar pasukan ini merupakan pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah NTB,” kata Dia.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda NTB juga membacakan amanat Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya optimalisasi pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan operasi. Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.

2. Dirikan puluhan pos pengamanan dan pelayanan

Ilustrasi pemudik di Terminal Mandalika Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Untuk mendukung kelancaran operasi, Polda NTB juga mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di seluruh wilayah provinsi. Pos tersebut terdiri dari 18 Pos Pengamanan di lokasi wisata, fasilitas publik, kawasan pemukiman, kantor pemerintahan, tempat ibadah, bandara dan pelabuhan.

Kemudian 10 Pos Pelayanan yang memberikan layanan kesehatan serta pelayanan kepolisian di titik keramaian seperti bandara, pelabuhan dan terminal. Serta 7 Pos Terpadu, yaitu pos gabungan lintas instansi yang memberikan pelayanan kepada pemudik sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

“Seluruh pos ini tersebar di wilayah NTB untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan selama arus mudik dan balik lebaran,” jelasnya.

3. Masyarakat yang mudik bisa menitipkan kendaraan di kantor polisi

Penumpang anak-anak di Terminal Mandalika. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Edy menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat Rinjani 2026 sangat bergantung pada sinergitas dan kerja sama seluruh pihak, baik TNI, pemerintah daerah, maupun stakeholder terkait lainnya. Dia berharap seluruh elemen dapat bekerja secara maksimal demi memastikan masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik dan merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar.

“Sinergitas seluruh lembaga dan instansi sangat penting karena akan menentukan keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat Rinjani 2026,” ujarnya.

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat NTB jika melaksanakan mudik lebaran, dapat menitipkan kendaraannya di kantor polisi terdekat secara gratis. Masyarakat tinggal menunjukkan surat-surat kendaraan dan identitas penitip kendaraan kepada petugas setempat.

Editorial Team