Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kecepatan Balap Konsisten, Marquez Terkendala Time Attack di Mandalika

Kab. Lombok Tengah
3 min read
Kecepatan Balap Konsisten, Marquez Terkendala Time Attack di Mandalika
Pembalap MotoGP, Marc Marquez pada sesi Practice di Sirkuit Mandalika pada Jumat (9/10/2026). (IDN Times/Linggauni)
  • Marc Marquez merasa race pace-nya lebih konsisten pada Practice MotoGP Mandalika 2026, tetapi masih kesulitan mencetak lap cepat saat time attack.

  • Data musim lalu membantu Ducati Lenovo Team memulai dengan setup lebih baik; Marquez menilai grip lintasan meningkat saat sisa karet ban bertambah.

  • Marquez ingin memperbaiki beberapa area demi peluang posisi lima atau enam besar, serta menyoroti pentingnya perlindungan pembalap dan motor di area gravel.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lombok Tengah, IDN Times - Pembalap MotoGP, Marc Marquez mengaku masih kesulitan saat time attack atau pencarian waktu lap cepat pada sesi practice MotoGP Mandalika 2026, Jumat (9/10/2026). Pembalap Ducati Lenovo Team itu merasa lebih konsisten dalam race pace atau kecepatan balap.

Perubahan grip atau daya cengkeram lintasan juga menjadi perhatian Marquez. Berdasarkan pengalamannya tahun lalu, ia semakin dekat dengan para pembalap teratas ketika sisa karet ban bertambah di permukaan aspal dan cengkeramannya membaik.

Data tahun lalu membantu timnya memulai akhir pekan dengan dasar setup atau pengaturan motor yang lebih baik. Namun, Marquez masih ingin membenahi beberapa area untuk menambah kecepatan dan membuka peluang bersaing di posisi lima atau enam besar.

“Saya mampu berkendara dengan konsistensi yang lebih tinggi. Tahun lalu kita sudah sedikit memahami apa yang saya butuhkan di lintasan ini,” ujarnya usai sesi Practice MotoGP Mandalika pada Jumat (9/10/2026).

  1. 1. Kecepatan balap konsisten, time attack masih menyulitkan

    Pembalap MotoGP, Marc Marquez pada sesi Practice di Sirkuit Mandalika pada Jumat (9/10/2026). (IDN Times/Linggauni)
    Pembalap MotoGP, Marc Marquez pada sesi Practice di Sirkuit Mandalika pada Jumat (9/10/2026). (IDN Times/Linggauni)

    Marquez melihat perbedaan antara kemampuannya menjaga kecepatan balap dan upaya mencetak waktu satu putaran terbaik. Ia merasa race pace-nya sudah konsisten, sementara time attack masih menjadi bagian yang lebih sulit.

    Konsistensi yang membaik belum membuat Marquez puas dengan seluruh aspek performanya. Ia berharap dapat memperbaiki bagian yang masih menyulitkan pada sesi berikutnya, Sabtu (10/10/2026).

    Di tengah upaya itu, Marquez menilai motor Aprilia cepat di tikungan dan lintasan yang mengalir. Namun, ia mengingatkan bahwa akhir pekan baru memasuki hari Jumat dan timnya perlu terus bekerja pada keunggulan sendiri.

    “Memang benar pada race pace (kecepatan balap) saya merasa konsisten, tetapi pada time attack (pencarian waktu lap cepat) di situlah saya lebih kesulitan. Jadi, kita lihat saja apakah besok kita bisa berkembang,” ujarnya.

  2. 2. Data tahun lalu membantu

    Maverick Vinales saat tiba di Sirkuit Mandalika, Jumat (3/10/2025). (IDN Times/Linggauni)
    Marc Marquez saat tiba di Sirkuit Mandalika, Jumat (3/10/2025). (IDN Times/Linggauni)

    Data tahun lalu membantu Marquez memulai akhir pekan di Mandalika dengan dasar pengaturan yang lebih baik. Ia dan tim sudah memiliki pemahaman mengenai kebutuhan motor untuk menghadapi lintasan ini.

    Márquez mengamati bahwa daya cengkeram lintasan pada tahun lalu membaik seiring bertambahnya sisa karet ban di permukaan aspal. Dalam kondisi itu, ia merasa semakin dekat dengan para pembalap teratas.

    Meski memiliki bekal data, Márquez tetap melihat kebutuhan untuk memperbaiki beberapa area. Ia ingin menambah kecepatan agar mendapat kesempatan memperebutkan posisi lima atau enam besar.

    “Ya, tahun lalu apa yang saya perhatikan adalah selama akhir pekan, trek selalu semakin ber-rubber (banyak sisa karet ban) dan cengkeramannya semakin baik, saya semakin dekat dengan para pebalap teratas,”

  3. 3. Soroti perlindungan pembalap dan motor di area gravel

    IMG-20261008-WA0065.jpg
    Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB. (Dok.ITDC)

    Saat ditanya mengenai kecelakaan Fabio Quartararo dan kondisi gravel di Tikungan 10, Marquez mengatakan tidak melihat kecelakaan itu dengan jelas dan tidak memeriksa langsung kondisi gravel.
    Meski begitu, ia menyoroti perlindungan pembalap dan motor ketika memasuki gravel dengan kecepatan tinggi.

    Marquez menegaskan bahwa pembalap tidak bisa memeriksa kondisi setiap tikungan satu per satu. Ia menyebut ada pihak yang bekerja untuk urusan itu agar pembalap dapat berkendara tanpa terus memikirkan kondisi area keselamatan.

    “Masalahnya adalah kita sebagai pembalap tidak dapat memeriksa tikungan demi tikungan,” ujar Marquez.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More