Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jorge Martin Soroti Risiko Format Baru MotoGP 2027

Kab. Lombok Tengah
2 min read
Jorge Martin Soroti Risiko Format Baru MotoGP 2027
Pembalap Aprilia Racing Jorge Martin memacu motornya dalam sesi latihan bebas MotoGP di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Jumat (9/10/2026). (ANTARA/Ahmad Subaidi)
  • Jorge Martin menilai format MotoGP 2027 akan membuat akhir pekan balapan lebih intens, dengan kualifikasi Jumat untuk sprint dan kualifikasi Sabtu menentukan старт Grand Prix.

  • Menurut Martin, peluang menyerang yang lebih banyak dapat meningkatkan nilai hiburan, tetapi pembalap harus lebih mengontrol risiko karena potensi bahaya juga bertambah.

  • Martin menyambut positif penghapusan sesi warm-up Minggu pagi dan menyebutnya sebagai satu-satunya perubahan format yang benar-benar ia sukai.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lombok Tengah, IDN Times -Jorge Martin menilai format baru MotoGP 2027 akan membuat akhir pekan balapan semakin intens. Ia mengingatkan bahwa bertambahnya kesempatan untuk menyerang juga membawa risiko yang lebih besar.

Martin mengatakan pembalap harus beradaptasi sekaligus lebih mengontrol risiko. Di antara perubahan jadwal yang dibicarakan, ia menyambut positif penghapusan sesi warm-up pada Minggu pagi.

  1. 1. Menghadapi perubahan besar pada akhir pekan balapan

    Pembalap MotoGP, Marc Marquez, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. (IDN Times/Muhammad Nasir)
    Pembalap MotoGP, Marc Marquez, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Dalam format yang dijelaskan pada sesi wawancara, kualifikasi Jumat menentukan posisi start sprint pada Sabtu. Sementara itu, kualifikasi Sabtu menentukan posisi start Grand Prix pada Minggu.

    Martin menilai perubahan untuk musim depan itu cukup besar dan akan meningkatkan intensitas. Ia mengatakan para pembalap akan mencoba beradaptasi dengan kondisi baru.

    “Ya, tentu saja ini akan cukup intens, perubahan besar, saya pikir untuk musim depan. Ya, saya tidak tahu, sejujurnya memang begitulah kondisinya, kami akan mencoba beradaptasi.” kata Martin.

  2. 2. Peluang menyerang bertambah, risiko juga meningkat

    AFP__20260301__99EN79Q__v1__HighRes__MotoPrixTha.jpg
    Pembalap Spanyol dari Aprilia Racing, Jorge Martin, memacu motornya saat balapan MotoGP Grand Prix Thailand di Sirkuit Internasional Buriram, Buriram, 1 Maret 2026. (Foto: AFP/Lillian SUWANRUMPHA)

    Martin menyoroti bertambahnya waktu bagi pembalap untuk melakukan serangan atau attack. Ia menilai kesempatan itu membuat pembalap perlu lebih mengontrol risiko.

    Menurut Martin, format baru akan memberikan nilai hiburan yang lebih besar. Namun, peningkatan itu juga berjalan bersama risiko yang lebih tinggi bagi pembalap.

    “Tentu saja kami harus lebih mengontrol risiko karena akan ada banyak waktu untuk melakukan serangan (attack), dan tentu saja nilai hiburannya akan lebih besar, begitu pula dengan risikonya.” ujarnya.

  3. 3. Menyukai penghapusan warm-up pada Minggu pagi

    IMG-20261005-WA0023.jpg
    Pemimpin klasemen sementara MotoGP 2026, Jorge Martin saat tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Senin malam (5/10/2026). (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Penghapusan warm-up pada Minggu pagi menjadi bagian perubahan jadwal yang disukai Martin. Ia mengatakan cukup senang karena tidak perlu lagi menjalani sesi itu.

    Martin bahkan menyebut penghapusan warm-up sebagai satu-satunya hal yang ia sukai dari perubahan format. Ia menyampaikan penilaian itu setelah membahas intensitas, kebutuhan beradaptasi, dan risiko yang meningkat.

    “Namun di samping itu, saya cukup senang tidak perlu melakukan warm-up lagi, saya menyukainya, dan ya, itu satu-satunya hal yang saya sukai, haha.” katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More