Konsumsi Avtur Diprediksi Melonjak 47 Persen selama MotoGP Mandalika

- Pertamina memproyeksikan konsumsi avtur di Bandara Internasional Lombok naik 47 persen selama MotoGP Mandalika 2026, seiring peningkatan penerbangan reguler dan tambahan.
- Bandara Lombok mencatat 66 penerbangan tambahan dan charter; Pertamina menambah stok LPG hingga 200 persen serta BBM 20–30 persen untuk mendukung aktivitas wisatawan.
- Pertamina menyiapkan Pertamax Turbo untuk safety car, SPBU modular berkapasitas 5.000 liter di sirkuit, serta lima kapal tanker berkapasitas total sekitar 34.400 KL.
Mataram, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memproyeksikan lonjakan konsumsi bahan bakar pesawat atau avtur sebesar 47 persen selama gelaran MotoGP Mandalika 2026. Lonjakan aktivitas wisatawan dan tim balap di Lombok diantisipasi dengan melakukan penebalan stok avtur, BBM dan LPG.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan konsumsi avtur di Bandara Internasional Lombok diprediksi melonjak hingga 47 persen dibandingkan hari normal. Lonjakan ini seiring peningkatan frekuensi penerbangan, baik untuk rute reguler maupun extra flight yang diajukan oleh sejumlah maskapai.
"Untuk avtur sendiri kita proyeksi konsumsi bertambah sebesar 47 persen di Bandara Internasional Lombok untuk kebutuhan rute normal maupun extra flight yang sudah disiapkan maskapai penerbangan. Stok 47 persen tambahan itu sudah kita siapkan di bandara," kata Ahad di Mataram, Jumat (9/10/2026).
1. Ada 66 penerbangan tambahan dan charter flight saat MotoGP Mandalika 2026

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi. (IDN Times/Muhammad Nasir) PT Angkasa Pura Bandara Internasional Lombok mencatat sebanyak 66 penerbangan tambahan (extra flight) dan charter flight selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. Terdiri dari 48 extra flight, 11 charter flight, 4 penerbangan dengan perubahan menjadi pesawat berkapasitas lebih besar (change bigger aircraft), dan 3 positioning flight.
Dengan adanya 66 penerbangan tambahan, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melakukan antisipasi penebalan stok avtur hingga 47 persen dari kebutuhan normal. Ahad menjelaskan peningkatan kebutuhan energi tidak hanya terpusat pada sektor avtur. Seluruh rantai pasok distribusi BBM dan LPG di Pulau Lombok telah disiagakan.
Untuk LPG, pasokan disiapkan hingga 200 persen dari konsumsi normal atau mengalami penambahan dua kali lipat untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas kuliner, hotel, dan restoran. Kemudian pasokan BBM untuk berbagai produk ditingkatkan sebesar 20 hingga 30 persen yang telah disiapkan dan didistribusikan ke Terminal BBM Ampenan, Badas, dan Bima seiring pergerakan penonton yang mulai memadati kawasan sekitar Lombok.
Ahad menambahkan sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di sepanjang jalur bypass Mataram menuju Mandalika, disiagakan beroperasi hingga tengah malam guna melayani mobilitas penonton yang kian padat sejak hari Jumat. Bahkan, kata dia, ada sejumlah SPBU yang beroperasi 24 jam.
2. Pasok Pertamax Turbo untuk mobil safety car MotoGP

Pertamina menyiapkan SPBU Modular di Pertamina Mandalika International Circuit (PMIC), yang dapat dimanfaatkan untuk operasional kendaraan pendukung ajang ini. (Dok. Pertamina) Untuk pasokan BBM di dalam kawasan Sirkuit Mandalika, kata Ahad, pihaknya menyiapkan suplai bahan bakar khusus untuk kendaraan pendukung Dorna Sports. Pertamina menyiapkan Pertamax Turbo untuk bahan bakar mobil safety car MotoGP.
Kendaraan resmi safety car MotoGP menggunakan mobil BMW yang disuplai penuh dengan bahan bakar Pertamax Turbo. Dia mengatakan telah disediakan SPBU modular di dalam sirkuit dengan kapasitas tampung sekitar 5.000 liter guna memastikan kelancaran operasional.
3. Lima armada kapal tanker BBM disiagakan jelang MotoGP Mandalika

Antrean pengisian BBM di salah satu SPBU di Kota Mataram. (IDN Times/Muhammad Nasir) Ahad menegaskan peningkatan mobilitas masyarakat dan wisatawan selama gelaran MotoGP Mandalika menjadi salah satu perhatian. Untuk itu, monitoring stok dan penyaluran BBM serta LPG dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan pola konsumsi dan perkembangan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran pasokan energi seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan Mandalika. Sebanyak 5 kapal tanker disiapkan untuk mengamankan pasokan energi di wilayah NTB.
Sebanyak lima armada kapal disiapkan dengan total kapasitas sekitar 34.400 kilo liter (KL), terdiri atas kapal tipe Small Tanker II dengan kapasitas 3.500–6.499 DWT. Mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama periode gelaran MotoGP, Pertamina juga menyiapkan tambahan pasokan sekitar 20 - 30 persen pada jalur wisata dan jalur menuju sirkuit.
Penambahan pasokan dilakukan secara dinamis dengan mempertimbangkan throughput harian serta perkembangan kebutuhan di masing-masing SPBU. Dari sisi pasokan, sebut Ahad, Pertamina memastikan kesiapan armada untuk mendukung kelancaran suplai energi di wilayah NTB.
“Kami juga memastikan kesiapan armada dan pola suplai agar kebutuhan energi di wilayah NTB dapat terlayani dengan baik. Monitoring dilakukan secara berkelanjutan sehingga pola distribusi dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” terangnya.















![[BREAKING] Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Lombok Barat pada Dini Hari](https://image.idntimes.com/post/20251207/65cb8b0db04d5_fe360218-d5fe-46f6-bda7-e5de470cd4bb.jpg)




