Carlos Ezpeleta Buka Peluang Penyesuaian soal Warm-up MotoGP

Carlos Ezpeleta menyebut tim-tim mengusulkan penghapusan warm-up MotoGP 2027 karena pembukaan pit lane lebih lama dinilai cukup untuk pengujian sebelum balapan.
Isu bahan bakar pada format tanpa warm-up masih dibahas tim, termasuk opsi mengubah tangki bahan bakar atau melakukan pengisian ulang di pit lane.
Penyelenggara terbuka pada penyesuaian, termasuk kemungkinan memperpanjang waktu pit lane Moto2 dan Moto3 jika diminta pembalap.
Lombok Tengah, IDN Times - Wakil CEO MotoGP Sports Entertainment Group, Carlos Ezpeleta, menyebut usul menghapus warm-up dalam format MotoGP 2027 berasal dari tim-tim. Menurutnya, tim percaya pembukaan pit lane yang lebih lama bisa mengakomodasi kebutuhan pengujian sebelum balapan.
Ezpeleta mengatakan penyelenggara tetap terbuka terhadap perubahan dan peningkatan. Sementara itu, persoalan bahan bakar di grid masih dibahas oleh tim-tim.
1. Penghapusan warm-up diusulkan tim-tim

Pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP Alex Marquez (kanan) terjatuh saat sesi Practice MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, KEK Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Jumat (9/10/2026). (ANTARA/Fikri Yusuf) Ezpeleta menjelaskan bahwa warm-up awalnya digunakan untuk menguji masalah setelah hari Sabtu. Tim-tim kemudian mengusulkan penghapusan sesi itu.
Menurutnya, tim percaya kebutuhan pengujian bisa diatasi dengan membuka pit lane lebih lama. Ezpeleta menilai perubahan itu memberikan penggunaan waktu pembalap di lintasan yang lebih baik.
“Selain itu, tim-tim juga mengusulkan untuk menghapus sesi warm-up. Awalnya warm-up ada untuk menguji masalah setelah hari Sabtu, tetapi mereka percaya dengan membuka pit lane lebih lama, hal itu bisa diatasi. Kami merasa ini memberikan hasil yang lebih baik dalam penggunaan waktu pembalap di lintasan,” kata Ezpeleta.2. Urusan bahan bakar di grid masih dibahas

Pembalap Aprilia Racing Jorge Martin memacu motornya dalam sesi latihan bebas MotoGP di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Jumat (9/10/2026). (ANTARA/Ahmad Subaidi) Pembahasan format tanpa warm-up juga memunculkan pertanyaan tentang urusan bahan bakar di grid. Ezpeleta mengatakan persoalan itu masih didiskusikan oleh tim-tim.
Salah satu opsi yang dibicarakan adalah perubahan pada tangki bahan bakar. Opsi lainnya berupa pengisian ulang bahan bakar di pit lane.
“Hal itu masih didiskusikan oleh tim-tim, apakah mereka akan mengubah tangki atau melakukan pengisian ulang bahan bakar di pit lane,” ujarnya.3. Penyesuaian tetap terbuka, termasuk untuk Moto2 dan Moto3

Pembalap MotoGP, Luca Marini pada sesi Practice MotoGP Mandalika 2026, Jumat (9/10/2026). (IDN Times/Linggauni) Ezpeleta menyatakan penyelenggara selalu terbuka untuk perubahan dan peningkatan. Ia juga mengatakan beberapa pembalap yang meminta warm-up dihapus tidak menyampaikan keinginan itu secara publik.
Untuk Moto2 dan Moto3, Ezpeleta menyebut pembalap biasanya hanya menjalani tiga hingga empat lap saat warm-up. Ia membuka kemungkinan memperpanjang waktu pit lane untuk kedua kelas jika ada permintaan.
“Pembalap Moto2 dan Moto3 biasanya hanya keluar 3-4 lap saat warm-up. Namun, kami terbuka untuk memperpanjang waktu pit lane untuk Moto2 dan Moto3 jika mereka memintanya,” katanya.



















