Barang bukti yang diamankan dari tempat kejadian perkara (Humas Polres Lotim)
Nicolas mengatakan selama ini korban tinggal sendirian di rumah tersebut dan memiliki tiga anak. Istri korban bekerja sebagai TKI di Arab Saudi, sementara dua anaknya tinggal di Pondok Pesantren Di Wilayah Lenek dan satu anak korban tinggal bersama neneknya.
Korban terakhir kali bertemu dengan saudaranya yaitu pada Kamis (26/9/24). Saat itu korban datang ke rumah saudaranya untuk makan malam, tetapi setelah hari itu tidak pernah lagi bertemu dan berkomunikasi. Dua hari sebelum ditemukan, keluarganya juga datang ke rumah korban, tetapi kondisi sepi dan rumah terkunci.
"Menurut keluarga dan tetangga, korban selama ini bergaul dengan baik dengan tetangga ataupun saudaranya, dan tidak pernah diketahui memiliki masalah. Korban diketahui tidak pernah mengeluh sakit selama ini,," jelas Usman.
Tidak diketahui pasti apa penyebab kematian korban, Karena tidak ada kejanggalan atas kematian korban, pihak keluarga mengikhlaskan kematian korban sebagai musibah dan ajal yang tak bisa dihindari.
"Keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban, dan tidak akan melakukan penuntutan dalam peristiwa kematian korban," tutup Nicolas.