Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

TNI Kerahkan Patriot Pangan untuk Swasembada Padi dan Jagung di NTB

TNI Kerahkan Patriot Pangan untuk Swasembada Padi dan Jagung di NTB
Presiden Jokowi saat panen raya jagung di Samota Kabupaten Sumbawa, Kamis (2/5/2024). (dok. Kementan)

Mataram, IDN Times - Kementerian Pertanian bekerja sama dengan TNI ingin mengembalikan masa keemasan swasembada pangan yang terjadi beberapa tahun sebelumnya.

Untuk mendukung kedaulatan pangan itu, Kodam IX/Udayana mengerahkan seluruh satuan jajarannya untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah. Terutama Dinas Pertanian dan para petani seperti yang dilakukan Kodim 1615/Lombok Timur.

Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Bambang Trisnohadi memimpin langsung panen raya jagung bersama kelompok tani Pade Angen di Desa Gunung Malang Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (4/5/2024). Selain itu, dilakukan deklarasi patriot pangan di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

1. Patriot pangan libatkan TNI/Polri

Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Bambang Trisnohadi. (dok. Istimewa)
Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Bambang Trisnohadi. (dok. Istimewa)

Bambang mengatakan patriot pangan melibatkan TNI/Polri sebagai pendamping petani. Dengan harapan agar ke depan dapat membantu kelompok tani untuk meningkatkan hasil produksi pertanian.

Bambang menilai NTB memiliki potensi besar di bidang pertanian, khususnya padi dan jagung. Kabupaten Lombok Timur merupakan urutan kelima secara nasional penghasil jagung. Sentra utama jagung di Lombok Timur berada di Kecamatan Pringgabaya, Kecamatan Sambelia dan Kecamatan Jerowaru.

"Tanaman jagung tidak membutuhkan kadar air yang banyak, untuk itu jagung banyak ditanam di lahan kering atau lahan tadah hujan dengan indeks penanaman mencapai IP 200 atau dua kali tanam dalam setahun," kata Bambang.

2. Maksimalkan program pompanisasi

Panen raya jagung di Lombok Timur. (dok. Istimewa)
Panen raya jagung di Lombok Timur. (dok. Istimewa)

Bambang juga menjelaskan, patriot pangan merupakan inisiasi dari TNI dan Polri untuk menjaga ketahanan pangan. Dengan menumbuhkan kembali semangat dan motivasi pencapaian kedaulatan pangan nasional.

Salah satunya dengan memaksimalkan program pompanisasi kerja sama antara Kementerian Pertanian dengan TNI. Sehingga para petani tidak lagi mengalami kesulitan untuk mengairi lahannya.

Peraih Adhi Makayasa 1993 itu menginstruksikan Korem dan Kodim jajarannya untuk mengikuti dan menerapkan patriot pangan di wilayah masing-masing. Hal itu bisa menjadi pilot project yang bagus untuk sinergitas antara TNI, Polri dan petani.

3. Hadir dari hulu sampai hilir meningkatkan hasil pertanian

Pj. Bupati Lotim, M Juaini Taofik saat mengunjungi pasar Paokmotong (IDN Times / Ruhaili)
Pj. Bupati Lotim, M Juaini Taofik saat mengunjungi pasar Paokmotong (IDN Times / Ruhaili)

Penjabat Bupati Lombok Timur Juaini Taofik mengatakan tugas penjabat bupati adalah mengendalikan inflasi dengan berbagai persoalan dari hulu sampai hilir.

Permasalahaan bahan pokok masih tergantung dengan impor jagung sehingga kemandirian pangan harus fokus dilaksanakan dengan bekerja sama melibatkan semua pihak.

“Konsep patriot pangan diharapkan dapat membantu mengurangi dan mengatasi permasalahan yang terjadi pada petani. Kita harus yakin dan bersama-sama dengan Pemerintah akan hadir dari hulu hingga hilir untuk membantu penyelesaian dan meningkatkan hasil pertanian,” kata Juaini.

Ia mengakui harga jual komoditas pertanian memang masih rendah. Namun ia berharap agar ke depan masyarakat tetap semangat untuk menanam dan optimis bahwa permasalahan pasti akan ada jalan keluar.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
Muhammad Nasir
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News NTB

See More

Sedekah Ramadan, SPPG di Lotim ini Berikan Rp50 Ribu untuk Penerima MBG

12 Mar 2026, 12:15 WIBNews