Tidak Hanya Umat Katolik, Pendaftar Semana Santa di NTT Sudah 1,5 Ribu

Sebanyak 1.511 peziarah telah mendaftar Prosesi Semana Santa Larantuka 2026, dengan mayoritas berasal dari Flores Timur dan sebagian kecil dari luar NTT serta WNA.
Peserta tidak hanya umat Katolik, tetapi juga terdapat pendaftar dari Kristen Protestan, Islam, dan Budha; mayoritas peserta adalah perempuan yang akan menginap di rumah warga.
Pemerintah Provinsi NTT menyiapkan satu kapal feri gratis berkapasitas 390 penumpang untuk mendukung mobilitas peziarah dari daratan Timor menuju Larantuka.
Kupang, IDN Times - Jumlah peziarah yang mendaftar untuk Prosesi Semana Santa di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah mencapai 1.511 orang berdasarkan rekapan data per Senin (30/3/2026), pukul 16.00 WITA.
Sekretariat Pendataan Peziarah Semana Santa, Randy Diaz mengatakan jumlah pendaftar ini dapat terus berubah-ubah sewaktu-waktu secara real-time.
Ia mengklasifikasikan para peziarah ini berdasarkan asal daerah, kewarganegaraan, jenis kelamin hingga agama. Para pendaftar Semana Santa Larantuka tidak saja dari umat Katolik.
1. Pendaftar dari luar NTT hingga WNA

Berdasarkan data yang diterima, 1.511 pendaftar ini terbanyak berasal dari wilayah Flores Timur sejumlah 215 orang, diikuti 238 pendaftar asal Pulau Jawa dan juga asal Kota Kupang dengan jumlah yang sama.
Kemudian di bawahnya berasal dari Kabupaten Sikka sejumlah 175 orang, diikuti 95 pendaftar dari Kabupaten Ende, 65 pendaftar dari Kabupaten Belu, dan 60 pendaftar dari Ngada, lalu diikuti beberapa kabupaten lainnya dalam Provinsi NTT. Sementara dari pulau luar NTT yang juga tercatat ialah pendaftar asal Pulau Sulawesi sebanyak 40 orang.
"Grafik ini dapat terus meningkat setiap waktunya baik itu dari pendaftar dalam wilayah NTT maupun dari luar NTT," tukasnya.
Ia menyebut jumlah pendaftar masih didominasi Warga Negara Indonesia (WNI) yaitu 1.497 orang, sementara jumlah Warga Negara Asing (WNA) tercatat 14 orang.
2. Umat agama lainnya ikut mendaftar

Jumlah umat Katolik yang mendaftar prosesi Semana Santa hingga saat ini juga telah mencapai 1.456 orang. Umat agama lain juga turut tercatat akan berpartisipasi dalam prosesi ini.
"Untuk umat non Katolik ialah 40 umat Kristen Protestan, 8 umat Islam, 6 umat agama Budha," jelas dia.
Total peziarah yang paling banyak mendaftar berdasarkan pendataan sementara ini ialah 1.035 wanita. Sementara pria berjumlah 474 orang.
Sebagian banyak pendaftar ini akan menginap di rumah-rumah warga nantinya. Berdasarkan pendataannya jumlah yang menginap di warga mencapai 967 pengunjung.
3. Pemprov NTT sediakan satu feri gratis

Untuk mendukung Semana Santa di Larantuka, Pemerintah Provinsi NTT telah menyiapkan satu unit kapal feri gratis bagi peziarah dengan kuota 390 penumpang yang melayani pulang-pergi.
"Khususnya bagi masyarakat dari daratan Timor dan ini jadi kelanjutan dari kebijakan pemerintah sebelumnya yang terus kami jaga dan perkuat sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat," ujar Gubernur NTT Melki Laka Lena dalam pesannya, Senin (30/3/2026).
Kapal ini akan berangkat ke Larantuka pada Selasa, 31 Maret 2026, dan kembali pada Senin, 6 April 2026. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu umat yang akan beribadah dengan harus melalui proses pendaftaran dan verifikasi.
Ia menegaskan keberangkatan hanya dapat difasilitasi bagi peserta yang telah terdaftar dan lolos verifikasi, sesuai dengan kuota yang disediakan.


















