Lombok Timur, IDN Times – Program Sekolah Rakyat yang telah berjalan dua tahun di Kabupaten Lombok Timur masih menghadapi kendala serius terkait lahan dan fasilitas. Kondisi ini menjadikan ratusan siswa terpaksa belajar di lokasi sementara karena belum tersedianya bangunan sekolah permanen.
Ratusan siswa tersebut untuk sementara menggunakan fasilitas gedung milik Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lenek dan gedung eks Akademi Pariwisata.
