Mataram, IDN Times - Target oenyerapan gabah petani di Nusa Tenggara Barat (NTB) diturunkan dari 350 ribu ton beras menjadi 180.600 ton. Perum Bulog Pusat melakukan penyesuaian target serapan gabah di masing-masing kantor wilayah di seluruh Indonesia.
Kepala Kanwil Bulog NTB Sri Muniarti menjelaskan penyerapan gabah petani bukan saja dilakukan di wilayah produsen tetapi juga daerah defisit beras.
"Seluruh Kanwil Bulog di seluruh Indonesia diberikan target baik yang wilayah produsen maupun defisit. Karena itu merupakan salah satu strategi untuk percepatan serapan gabah petani oleh Bulog Pusat," kata Sri dikonfirmasi di Mataram, Kamis (20/2/2025).
