Comscore Tracker

Profil Bupati Lombok Tengah yang Daerahnya Punya Sirkuit

Lombok Tengah jadi desatinasi wisata super prioritas

Lombok Tengah, IDN Times - Kabupaten Lombok Tengah belakangan banyak disebut karena menjadi lokasi pembangunan Sirkuit Pertamina Mandalika. Kabupaten ini merupakan salah satu daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Ibukota kabupaten ini adalah Kota Praya. Sementara Bupatinya Bernama H Lalu Pathul Bahri.

Pathul Bahri menjabat sebagai Bupati Lombok Tengah periode 2021-2025. Ia didampingi oleh wakilnya Bernama H Nursiah.

1. Pernah menjadi wakil bupati Lombok tengah

Profil Bupati Lombok Tengah yang Daerahnya Punya SirkuitBupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri akan lakukan verifikasi kepemilikan alas hak tanah warga di Area Sirkuit MotoGP Mandalika IDN Times/Ahmad Viqi Wahyu Rizki

H Lalu Pathul Bahri lahir pada tanggal 31 Desember 1969 di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sebelum menjadi bupati, dia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Lombok Tengah periode tahun 2016 sampai tahun 2021. Saat itu, dia mendampingi Suhaili FT yang terpilih sebagai Bupati Lombok Tengah.

Politikus Partai Gerindra ini juga pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah. Dia juga pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat.

2. Riwayat pendidikan

Profil Bupati Lombok Tengah yang Daerahnya Punya Sirkuitpixabay.com/sunilkargwal

Pathul Bahri dulunya mengenyam pendidikan sekolah dasar di Sekolah Dasar Negeri 2 Aik Mual. Kemudian menempuh Sekolah Menengah Pertama di SMPN 4 Aik Mual. Setelah itu melanjutkan sekolah ke Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Praya. Dia melanjutkan kuliah di Universitas 45 Mataram.

Setelah lulus kuliah, dia mempersunting Baiq Nurul Aini sebagai istrinya. Nurul Aini mendampingi Pathul Bahri hingga ia berhasil menjadi orang nomor satu di Kabupaten Lombok Tengah.

3. Komitmen membangun daerah

Profil Bupati Lombok Tengah yang Daerahnya Punya SirkuitKeindahan Sirkuit Pertamina Mandalika setelah dicat (Facebook Zulkieflimansyah)

Pathul Bahri berkomitmen untuk membangun daerahnya menjadi daerah yang maju. Selain itu, ia juga memperjuangkan agar warga Lombok Tengah sejahtera dan mendapatkan pekerjaan dan pendapatan yang layak.

Saat ini, daerahnya menjadi desatinasi wisata super prioritas. Bahkan KEK Mandalika kini menjadi tujuan turis mancanegara dengan keberadaan Sirkuit Pertamina Mandalika. Beberbagai event, termasuk event balap bergengsi diselenggarakan di daerahnya.

Pathul Bahri terus memperjuangkan agar warganya bisa mendapatkan penghasilan yang layak. Untuk itu, Pemda Lombok Tengah terus melakukan inovasi-inovasi agar warga Lombok Tengah bisa mendapatkan keuntungan dengan keberadaan Mandalika.

Diketahui bahwa Lombok Tengah berada di posisi 82º 7’ – 8º 30’ Lintang Selatan juga 116 º 10’ – 116 º 30’ Bujur Timur, membujur mulai dari kaki gunung Rinjani pada sebelah utara sampai ke pesisir pantai Kuta yang berada di sebelah Selatan dengan dikitari beberapa pulau kecil.

Untuk batas wilayah, Kabupaten Lombok Tengah ini di bagian utara berbatasan langsung dengan Gunung Rinjani yang berada di wilayan Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Timur. Kemudian pada bagian timur, Lombok Tengah berbatasan dengan Kabupaten Lombok Timur.

Dilanjutkan bagian selatan, terdapat Samudera Indonesia. Dan terakhir pada bagian barat, berbatasan langsung dengan Kabupaten Lombok Barat. Kabupaten ini menaungi sebanyak 12 kecamatan, 12 kelurahan, dan 127 desa. Pada tahun 2017, tercatat jumlah penduduk sebanyak 1.035.355 jiwa, kemudian untuk luar wilayah tercatat seluas 1.095,03 km² dengan sebaran penduduk mencapai 945 jiwa per km².

Segi penduduk menurut sesus tahun 2000, terdapat laju pertumbuhan sebesar 0,97% yang menurun dari tahun tahun sebelumnya. Sedangkan pada tahun 1970-1980 sebesar 2,11%, begitu juga pada 1980-1990 sebesar 1,64%.

Dari segi mata pencaharian, sebagian daerah Kabupaten Lombok Tengah adalah areal untuk pertanian. Sehingga sebagian besar mata pencaharian dari warga Lombok Tengah adalah petani, untuk presentase detail dari pembagian penduduk kabupaten ini adalah: 72% pertanian, 7% industri, 7% jasa, 7% perdagangan, 3% angkutan, 2% konstruksi, dan lainnya 2%.

Baca Juga: Jokowi Resmikan Sirkuit dan Jalan Bypass  BIL-Mandalika

Topic:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya