Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tragis! Satu Kekeluarga Tewas dalam Kebakaran di Sumba Timur NTT
4 Orang Sekeluarga Tewas dalam Kebakaran Pondok di Sumba Timur. (Dok Polres Sumba Timur)
  • Satu keluarga beranggotakan empat orang tewas dalam kebakaran rumah non permanen di Kelurahan Temu, Sumba Timur, pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.30 WITA.
  • Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, serta mengevakuasi jenazah ke RSUD Umbu Rarameha Waingapu untuk pemeriksaan dan kemungkinan autopsi forensik.
  • Penyebab kebakaran masih diselidiki oleh pihak kepolisian guna memastikan sumber api yang menewaskan seluruh penghuni rumah tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kebakaran rumah menewaskan satu keluarga di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Empat orang ditemukan meninggal dunia setelah rumah mereka terbakar habis pada dini hari.
  • Who?
    Korban terdiri dari KH alias Kristanto (33), istrinya EUL alias Elisabet (30), anak mereka SNN alias Stella (9), dan AWPT alias Aneta (2). Polisi setempat menangani penyelidikan.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di RT 002/RW 002, Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.
  • When?
    Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WITA pada Kamis, 4 Juni 2026. Evakuasi dan olah tempat kejadian dilakukan segera setelah api padam.
  • Why?
    Penyebab kebakaran per saat ini masih belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api yang memicu kebakaran tersebut.
  • How?
    Api dengan cepat membesar karena rumah terbuat dari kayu dan anyaman bambu. Seluruh penghuni tewas di lokasi, sementara jasad korban dievakuasi ke RSUD Umbu Rarameha Waingapu untuk pemeriksaan forensik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada rumah kecil di Sumba Timur yang terbakar waktu malam. Di dalam rumah itu ada ayah, ibu, dan dua anak kecil. Mereka sedang tidur lalu api besar datang dan semua orang di rumah itu meninggal. Polisi datang lihat tempatnya, bawa tubuh mereka ke rumah sakit, dan sekarang polisi masih cari tahu kenapa rumah itu bisa terbakar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kupang, IDN Times - Satu keluarga di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas dalam kebakaran rumah di RT 002/RW 002, Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang. Satu keluarga yang menjadi korban ini diketahui adalah Kristanto (33), istrinya Elisabet (30), kemudian anak mereka SNN alias Stella (9), serta AWPT alias Aneta (2) yang diduga masih memiliki hubungan kekerabatan dengan keluarga tersebut.

Empat orang ini meregang nyawa ketika mereka sedang tertidur lelap dalam peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 02.30 WITA, Kamis (4/6/2026).

"Rumah ini berupa pondok non permanen dengan satu keluarga terdiri dari empat orang yang mana dua di antaranya adalah dua anak kecil," jawab Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr. Gede Harimbawan.

1. Olah TKP dan pendataan saksi-saksi

4 Orang Sekeluarga Tewas dalam Kebakaran Pondok di Sumba Timur. (Dok Polres Sumba Timur)

Ia menyebut material rumah ini mudah terbakar karena terbuat dari kayu dan gedek atau anyaman bambu yang berukuran 3 x 4 meter. Seluruh perabotan dan isi rumah hangus tak bersisa termasuk menewaskan semua penghuni rumah karena kobaran api yang membesar dalam waktu singkat.

"Akibatnya, api cepat membesar dan melahap seluruh bagian rumah. Tak ada korban selamat dan saat ditemukan para korban sudah meninggal dunia dengan tubuh hangus terbakar," lanjut dia.

Ia bersama petugas Satreskrim Polres Sumba Timur telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pendataan saksi-saksi dan korban juga sudah dilakukan termasuk pengumpulan bukti.

2. Soal autopsi jenazah

4 Orang Sekeluarga Tewas dalam Kebakaran Pondok di Sumba Timur. (Dok Polres Sumba Timur)

Personel Patroli Samapta Polres Sumba Timur juga telah mengevakuasi empat korban menuju RSUD Umbu Rarameha Waingapu menggunakan kendaraan patroli dan mobil pikap.

"Saat ini jasad para korban berada di ruang jenazah rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya.

Ia menyebut kemungkinan para korban akan melalui autopsi forensik guna memastikan penyebab kematian para korban.

Sementara rumah yang mengalami kebakaran ini sudah telah dipasangi garis polisi. Petugas juga sudah meminta keterangan dari sejumlah warga yang mengetahui peristiwa tersebut.

3. Penyebab kebakaran belum diketahui

4 Orang Sekeluarga Tewas dalam Kebakaran Pondok di Sumba Timur. (Dok Polres Sumba Timur)

Polisi masih belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut dan akan terus menyelidiki kasus ini untuk mengungkap sumber api yang menyebabkan rumah pondok tersebut terbakar.

"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kebakaran dan kematian para korban," ujar Gede Harimbawan.

Peristiwa yang menewaskan satu keluarga sekaligus ini menjadi salah satu kebakaran paling mematikan yang terjadi di Sumba Timur dalam beberapa waktu terakhir.

"Karena menewaskan termasuk seorang balita berusia dua tahun," tukasnya.

Editorial Team

Related Article