Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Satu Rumah Warga Bima Roboh Akibat Gempa Magnitodo 4,8

Satu Rumah Warga Bima Roboh Akibat Gempa Magnitodo 4,8
Foto kondisi tembok dapur rumah korban runtuh usai digoyang gempa bumi M 4,8 (Dok/BPBD Bima)

Bima, IDN Times - Rumah warga bernama Cendra Susila di Desa Samili Kecamatan Woha Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) roboh digoyang gempa berkekuatan magnitodo 4,8 Rabu dini hari (15/1/2025) sekitar pukul 00.16 Wita.

"Tembok dapurnya aja yang runtuh akibat getaran gempa tadi malam," kata Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Isyra dikonfirmasi, Rabu (15/1/2025).

1. Kerugian ditaksir Rp5 juta

Foto tembok rumah korban rusak usai digoyang gempa (Dok/BPBD Bima)
Foto tembok rumah korban rusak usai digoyang gempa (Dok/BPBD Bima)

Menurut dia, tidak ada korban luka ataupun pengungsian akibat dari kejadian tersebut. Pemilik rumah hanya mengalami kerugian materil sekitar Rp5 juta.

"Gak ada pengungsian, korban hanya mengalami kerugian akibat kejadian ini sekitar Rp5.000.000. Bantuan tanggap darurat telah diserahkan ke korban tadi siang," terang dia.

2. Kedalaman gempa 10 kilometer

Ilustrasi Gempa Bumi (pixabay.com)
Ilustrasi Gempa Bumi (pixabay.com)

Isyra mengatakan, berdasarkan rilis BMKG Bima, ipisenter gempa terletak pada koordinat 8,88° LS; 118,66° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 44 kilometer Tenggara Dompu, NTB. Sedangkan kedalaman mencapai 10 kilometer.

Masyarakat Dompu dan Bima merasakan guncangan dari gempa tersebut berupa getaran dalam rumah, dan di luar gerabah pecah. Kemudian jendela/pintu berderik hingga dinding berbunyi.

Untuk itu warga diimbau agar tetap tenang dan menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggalnya cukup tahan gempa atau pun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

3. Warga diimbau waspada terhadap cuaca ekstrem

Ilustrasi cuaca (pexels.com/Johannes Plenio)
Ilustrasi cuaca (pexels.com/Johannes Plenio)

Isyra mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap cuaca ekstrem serta bencana yang terjadi seperti banjir bandang, angin putting beliung dan tanah longsor. Kemudian kekeringan, gempa bumi serta wabah penyakit rabies. 

"Jika mengalami hal itu kami imbau warga agar melapor langsung ke BPBD Bima, Kantor Camat serta kantor desa, Babinsa dan Babinkamtibmas setempat,"pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Juliadin JD
Linggauni -
Juliadin JD
EditorJuliadin JD
Follow Us

Latest News NTB

See More

Mengenal Kekayaan Alam Flora Taman Nasional Gunung Rinjani

20 Apr 2026, 07:00 WIBNews