Lombok Timur, IDN Times - Ribuan Guru Honorer di Kabupaten Lombok Timur yang tergabung dalam Forum P2, P3, dan GHN 10+ mengancam mogok mengajar. Ancaman mogok mengajar ini dipicu oleh keterbatasan kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru Formasi 2023 yang akan dibuka oleh Pemerintah Daerah.
Mereka menilai bahwa kuota formasi guru yang dibuka tersebut tarlalu sedikit jika dibandingkan dengan jumlah tenaga honorer yang saat ini tengah mengabdi di masing-masing sekolah. Ancaman aksi mogok ini akan dilakukan sampai pemerintah Kabupaten Lombok Timur menagkomodir tuntutan tenaga honorer, utamanya yang telah lulus nilai ambang batas dan yang telah mengabdi di atas 10 tahun.
