Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pj Gubernur NTB Minta OPD Gerak Cepat Tangani Korban Banjir di Bima
Dampak banjir bandang di kecamatan Wera kabupaten Bima. (dok. BPBD NTB)

Mataram IDN Times - Pj Gubernur NTB Hassanudin menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) gerak cepat menangani korban banjir di Kabupaten Bima. BPBD NTB melaporkan dua warga meninggal dunia dan 7 orang lainnya hilang dalam peristiwa banjir bandang yang menerjang kecamatan Wera dan kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima pada Minggu (2/2/2025) pukul 19.00 WITA.

Hassanudin memimpin rapat koordinasi penanganan korban banjir di Bima pada Senin (3/2/2025). Rapat koordinasi ini menindaklanjuti bencana banjir bandang yang menerjang wilayah Bima. Hassanudin menyatakan Pemprov NTB harus segera hadir di lokasi bencana untuk memberikan solusi atas kesulitan yang dialami warga terdampak.

"Kehadiran kita besok adalah untuk memberikan solusi dan bantuan yang dibutuhkan oleh warga terdampak banjir," kata Hassanudin.

1. Fokus pada pencarian korban hilang dan kebutuhan dasar pengungsi

Pj Gubernur NTB Hassanudin. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Eks Pj Gubernur Sumatera Utara ini memberikan penekanan agar fokus pada pencarian korban yang hilang serta pemenuhan kebutuhan dasar warga yang mengungsi harus menjadi prioritas utama.

Dia mengatakan Pemprov NTB akan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait di Kabupaten Bima dan Kota Bima agar pemenuhan kebutuhan korban banjir segera terpenuhi.

Dia menginstruksikan Dinas Kesehatan Provinsi NTB untuk memastikan bahwa sarana kesehatan di daerah terdampak tetap beroperasi dengan normal.

"Pastikan layanan kesehatan di pusat-pusat pengungsian, seperti masjid, berjalan lancar. Selain itu, pastikan juga ketersediaan sanitasi dan obat-obatan," perintah Hassanudin.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. Lalu Hamzi Fikri, melaporkan bahwa pihaknya telah membangun Pos Layanan Kesehatan di dekat pusat pengungsian. Pos-pos ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga memastikan dampak pascabencana dapat diminimalisir.

2. Perintahkan Dinas PUPR NTB bangun jembatan darurat

Rumah warga yang rusak akibat bencana banjir bandang di kabupaten Bima. (dok. BPBD NTB)

Hassanudin juga menginstruksikan Dinas PUPR NTB segera membangun jembatan darurat untuk mempermudah mobilitas warga. Dinas PUPR NTB telah mengerahkan sejumlah ekskavator untuk membersihkan material sisa banjir bandang yang menumpuk di beberapa lokasi.

Selain itu, Hassanudin memerintahkan seluruh instansi di lingkungan Pemprov NTB untuk segera memperbaiki fasilitas umum yang rusak akibat bencana, seperti sekolah, jalan, dan jembatan.

"Kita harus memastikan pemulihan infrastruktur berjalan cepat agar kehidupan warga dapat kembali normal," tegasnya.

3. Air dari arah pegunungan membawa material kayu dan batu

Warga membersihkan puing-puing bangunan rumah yang rusak akibat banjir bandang di Kabupaten Bima. (dok. BPBD NTB)

Kepala Pelaksana BPBD NTB Ahmadi menjelaskan banjir bandang dan tanah longsor menerjang Desa Nanga Wera, Desa Wora dan Desa Nunggi Kecamatan Wera serta Desa Mawi, Desa Nipa dan Desa Talapiti Kecamatan Ambalawi.

Bencana banjir bandang dan tanah longsor disebabkan hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang pada Minggu (2/2/2025).

Hujan dengan intensitas tinggi turun di wilayah Kecamatan Wera, Kabupaten Bima sekitar pukul 18.10 WITA dan diperparah dengan air dari arah pergunungan yang membawa material kayu dan batu meluap ke pemukiman warga.

Air juga melupa ke jalan raya yang berada di Desa Nanga Wera Kecamatan Wera dengan ketinggian air sekitar 60 centimeter sampai 1 meter.

Dia mengatakan jumlah korban terdampak masih dilakukan pendataan, namun ada dua warga yang ditemukan meninggal dunia. Satu orang dari Desa Wora dan satu lagi dari Desa Nunggi.

Sedangkan 7 orang warga hilang, masing-masing dari Desa Nanga Wera 6 orang dan Desa Wora satu orang. Bencana banjir bandang tersebut menyebabkan 12 unit rumah warga rusak, 7 rumah panggung hanyutdan tiga jembatan putus.

Editorial Team

Related Article