Arus Mudik Lebaran, Penumpang Bandara El Tari Tembus 42 Ribu Orang

- Bandara El Tari Kupang mencatat 42.295 pergerakan penumpang selama 13–24 Maret 2026, naik 26 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
- Teguh Darmawan Saiman memprediksi puncak arus balik terjadi pada 28 Maret 2026 dengan total penumpang mencapai sekitar 3.819 orang.
- Sebanyak 72 personel disiagakan di Posko Terpadu Angkutan Lebaran untuk memastikan operasional dan pelayanan bandara berjalan aman serta lancar.
Kupang, IDN Times - PT Angkasa Pura Indonesia mencatat lonjakan pergerakan penumpang selama masa Posko Angkutan Udara Lebaran 2026 di Bandara Internasional El Tari Kupang. General Manager Bandara El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman, mengungkap total pergerakan penumpang sudah mencapai 42.295 orang.
"Jumlah ini selama 12 hari pelaksanaan posko pada 13–24 Maret 2026," jelas dia dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).
1. Jumlah pergerakan penumpang meningkat 26 persen

Ia menyebut jumlah penumpang ini meningkat 26 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yaitu 33.548 penumpang. Selain penumpang, pergerakan pesawat juga meningkat dari tahun lalu 346 menjadi 460 pada tahun ini.
"Pergerakan penumpang naik 26 persen sementara pergerakan pesawat juga naik 33 persen," kata dia.
Sebelumnya, dalam lima hari pertama operasi posko ini jumlah penumpangnya saja mencapai 19.223 orang atau naik 27,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam periode yang sama pergerakan pesawat tercatat sebanyak 214 penerbangan, meningkat 28 persen dari tahun lalu.
2. Puncak arus balik pada 28 Maret

Teguh memprediksi puncak arus balik bakal terjadi pada 28 Maret 2026 (H+6) yang akan mencapai jumlah penumpang hingga 3.819 orang. Bandara El Tari juga memproyeksikan akan melayani sekitar 53.763 penumpang selama 18 hari masa operasional posko.
Ia mendorong penggunaan diskon 50 persen yang berlaku untuk tiket dengan tanggal penerbitan sejak 10 Februari hingga 29 Maret 2026. Diskon tarif jasa kebandarudaraan ini mencakup Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP4U) serta Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP2U) untuk penerbangan domestik.
“Kebijakan ini diharapkan dapat menekan biaya operasional penerbangan serta mendukung mobilitas masyarakat selama mudik,” ujar Teguh.
3. Imbauan untuk penumpang

Bandara El Tari juga mengoperasikan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 dengan 72 personel disiagakan yang terdiri dari 45 personel internal bandara dan 27 personel eksternal dari TNI/Polri, BMKG, hingga Kantor Kesehatan Pelabuhan.
Koordinasi intens juga dilakukan bersama AirNav (Perum LPPNPI), BMKG, BASARNAS, serta maskapai untuk memantau kondisi penerbangan dan cuaca secara real time.
Ia juga mengimbau penumpang bandara untuk tiba di bandara minimal dua jam sebelum keberangkatan guna menghindari antrean.
“Dengan berbagai langkah ini, kami memastikan kesiapan operasional dan pelayanan agar perjalanan masyarakat selama Lebaran 2026 berjalan aman dan lancar,” tutup Teguh.


















