Peralihan Musim Dimulai dari NTT, BMKG Ingatkan Pemudik Waspadai Hujan

- BMKG menyebut NTT menjadi wilayah pertama di Indonesia yang memasuki musim kemarau, dimulai dari bagian selatan seperti Kupang, Sabu Raijua, dan Rote Ndao pada Maret hingga April 2026.
- Meski mulai beralih ke musim kemarau, hujan sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi akibat tekanan rendah di utara Australia; BMKG mengimbau pemudik rutin memantau prakiraan cuaca.
- Musim kemarau 2026 diprediksi datang lebih cepat dari rata-rata 30 tahun terakhir karena pergeseran La Niña ke fase netral dan potensi El Niño, memengaruhi sekitar 46,5 persen wilayah Indonesia.
Kupang, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis adanya peralihan dari musim hujan ke musim kemarau di Indonesia yang mana bermula dari wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menurut Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang Sti Nenotek, kendati akan memasuki musim kemarau pada akhir dua minggu terakhir ini namun hujan masih berpotensi mengguyur NTT tapi tidak seintens sebelumnya.
Ia juga mengimbau kepada para pemudik agar selalu memantau prakiraan cuaca dari BMKG selama melakukan perjalanan.
1. Lebih dulu dari selatan NTT

BMKG memang sebelumnya telah merilis awal musim kemarau di wilayah Indonesia. Namun Sti menegaskan wilayah NTT yang akan lebih dahulu mengalami kemarau mulai dari bagian selatan. Kondisi ini akan meluas hingga NTT masuk periode musim kemarau sepenuhnya pada April 2026 nanti.
Wilayah seperti Kota Kupang, Sabu Raijua, Rote Ndao, akan berada di awal peralihan ke musim kemarau ini. Oleh sebab itu di periode minggu ketiga dan keempat Maret ini memang masih terjadi hujan kendati sudah dalam peralihan musim.
"Dan awal musim kemarau tahun ini didahului dari wilayah NTT bagian selatan di mana wilayah NTT seluruhnya memasuki musim kemarau nanti pada bulan April. Nanti ada di awal, ada yang mulai pertengahan April, dan ada di akhir," jelas dia, Senin (16/3/2026).
2. Intensitas hujan akan berangsur berkurang

NTT saat ini tentunya masih akan mengalami hujan terutama pada saat periode Nyepi dan Idul Fitri. Ia menyebut intensitas curah hujan sedang hingga lebat dapat berpotensi terjadi selama periode minggu ketiga dan keempat.
"Prediksi BMKG, pada minggu ketiga dan keempat periode lebaran ini intensitas hujannya menurun. Ini berada pada periode peralihan musim," tambah dia.
Untuk pekan ini atau dalam beberapa hari ke depan hujan sedang hingga lebat juga masih berpotensi terjadi. Penyebabnya, kata dia, akibat adanya pusat tekanan rendah yang terpantau ada di Darwin, utara Australia, yang berdampak pada cuaca di NTT.
"Sehingga dampak tidak langsungnya terhadap kondisi cuaca di NTT berupa hujan sedang hingga lebat hampir di seluruh wilayah NTT," jelasnya.
Ia pun mengimbau kepada pemudik yang akan beraktivitas di luar ruangan untuk tetap memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG. Pihaknya juga rutin berkomunikasi dengan Air Traffic Control (ATC) atau Pengatur Lalu Lintas Udara juga otoritas perhubungan lainnya.
"Kami aktif memberikan data kami pada posko mudik dan setiap menit juga kami mengirimkan data ke ATC untuk informasi cuaca bagi maskapai. Instansi lainnya juga kami support data demi kelancaran arus mudik dan balik selama periode lebaran," jelas dia.
3. Lebih cepat dibandingkan rata-rata 30 tahunan

Dalam rilis sebelumnya, Kepala Stasiun Klimatologi NTT, Rahmatulloh Adji, menyatakan musim kemarau diprediksi datang lebih cepat dibandingkan rata-rata klimatologi 30 tahun terakhir. Sementara secara nasional, awal musim kemarau 2026 diperkirakan maju di 46,5 persen wilayah Indonesia.
Ia mengemukakan kondisi ini dipengaruhi oleh berakhirnya La Niña lemah yang bergeser ke fase netral dan berpotensi menuju El Niño, serta perubahan angin monsun. Kemarau 2026 mulai terjadi pada April di 114 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 16,3 persen wilayah Indonesia.
"Untuk di NTT wilayah yang terdampak mencakup Kota Kupang, Kabupaten Kupang bagian selatan, serta sejumlah daerah di Flores, Sumba, Alor, dan Timor," tukasnya.













![[QUIZ] Tipe Pasangan Seperti Apa yang Cocok untuk Kepribadian Sanguinis?](https://image.idntimes.com/post/20260107/pexels-nayla-bernardes-1673442920-31838676_43b53ef2-4e01-4e92-987e-0b4e93c28765.jpg)




