Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Polri Kirim 10 Anjing Pelacak K9 dan Bantuan ke Flores

Kota Mataram
Polri Kirim 10 Anjing Pelacak K9 dan Bantuan ke Flores
Pengiriman personel K9 dan bantuan bagi korban gempa Flores. (Dok Polda NTT)
  • Polri mengirim 10 anjing pelacak K9, 21 anggota tim khusus, dan total 137 personel untuk memperkuat penanganan gempa di Flores.
  • Tim K9 telah menjalani pemeriksaan kesiapan dan akan berkoordinasi dengan Polda NTT menentukan prioritas pencarian serta pertolongan di Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur.
  • Pesawat CN-295 turut membawa 3,4 ton obat, makanan, peralatan SAR, dan perlengkapan K9; helikopter serta pesawat CASA mendukung distribusi ke wilayah sulit dijangkau.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kupang, IDN Times - Polri kembali mengirimkan anjing pelacak atau K9 sebanyak 10 ekor pada Minggu (16/8/2026) untuk memperkuat penanganan pasca bencana gempa bumi di Pulau Flores. Sebelumnya Kapolri telah memperkuat Polda NTT dengan mengirimkan kemampuan khusus K9.

Pengiriman disertai juga obat-obatan dan berbagai logistik bantuan dari Bandar Udara Pondok Cabe Polri menuju Labuan Bajo pasca distribusinya pada Sabtu malam. Polri juga memberangkatkan 137 personel untuk bantuan kemanusiaan.

  1. 1. Seluruh personel telah cek kesehatan

    Pengiriman personel K9 dan bantuan bagi korban gempa Flores. (Dok Polda NTT)
    Pengiriman personel K9 dan bantuan bagi korban gempa Flores. (Dok Polda NTT)

    Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan pengiriman dilakukan dengan pesawat CN-295/P-4501 yang membawa 21 personel tim K9, termasuk pawang, dokter hewan dan paramedis K9, serta 10 ekor anjing K9 yang memiliki kemampuan pencarian korban.

    Seluruhnya telah melalui proses pemeriksaan kesehatan, fisik, kesiapan kerja, pakan, perlengkapan serta kennel selama perjalanan dan pelaksanaan tugas di lapangan dengan pesawat yang diberangkatkan dari Pondok Cabe pukul 12.15 WIB dan tiba di Labuan Bajo sekitar pukul 17.05 WITA.

    "Tim langsung berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menentukan lokasi prioritas pencarian dan pertolongan, terutama di wilayah Sikka, Manggarai dan Manggarai Timur," ujarnya.

  2. 2. Ada 3,4 ton bantuan ikut dikirim

    Pengiriman personel K9 dan bantuan bagi korban gempa Flores. (Dok Polda NTT)
    Pengiriman personel K9 dan bantuan bagi korban gempa Flores. (Dok Polda NTT)

    Dengan pesawat yang sama pesawat tersebut membawa sekitar 3.411 kg atau 3,4 ton peralatan dan bantuan kemanusiaan yang mana terdiri dari:

    • 409 kg obat-obatan bantuan;
    • 45 dus makanan siap saji;
    • 10 unit Wontech;
    • peralatan SAR dan K9;
    • pakan K9;
    • 10 unit kennel box K9;
    • perlengkapan operasional tim K9;
    • banner dan stiker pendukung kegiatan.

    "Yang mana seluruhnya bantuan ini akan didistribusikan berdasarkan hasil koordinasi dengan Polda NTT dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak," tukasnya

    Ia menyebut Polri akan bergerak terus memperkuat Polda NTT untuk mendukung pencarian, dukungan kesehatan, obat-obatan dan logistik yang dibutuhkan masyarakat.

    Menurut Trunoyudo, Polda NTT bergerak langsung di lapangan, sementara Mabes Polri terus menyiapkan dan mengirimkan perkuatan berdasarkan kebutuhan aktual.

    “Prinsipnya, bantuan harus cepat bergerak, tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan," ujarnya.

  3. 3. Dukungan transportasi udara

    Kondisi korban gempa Flores di tenda pengungsian. (Dok Polda NTT)
    Kondisi korban gempa Flores di tenda pengungsian. (Dok Polda NTT)

    Sebelumnya Polri menyiapkan dukungan transportasi udara, termasuk tiga helikopter AW169, untuk mendukung mobilitas personel dan distribusi bantuan ke wilayah yang sulit dijangkau atau terisolasi. Pesawat CASA Polri yang berada di wilayah NTT juga dimanfaatkan untuk mendukung mobilitas dan distribusi bantuan.

    "Operasi kemanusiaan akan terus berjalan. Setiap perkembangan di lapangan menjadi dasar untuk menentukan personel, peralatan dan bantuan berikutnya yang perlu digeser," jelas dia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More