Pelajar di Dompu Dikeroyok hingga Tengkorak Kepalanya Retak

Dompu, IDN Times - Dua pelajar SMA di Desa Madaprama Kecamatan Woja Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) diduga dikeroyok oleh tiga orang. Akibatnya, kedua korban mengalami luka cukup serius hingga ditangani intensif di RSUD Dompu. Salah satu korban mengalami luka cukup serius. Tengkorak kepalanya retak.
"Korban satunya gak terlalu parah, hanya sakit dada dan bagian tubuhnya lain. Kondisi dia sekarang sudah mulai membaik," kata Kades Madaprama, Ilham, Rabu (18/10/2023).
1. Korban diadang di jalan lalu dikeroyok

Ilham mengatakan, peristiwa pengeroyokan ini terjadi pada Sabtu (14/10/2023) sekitar pukul 14.30 Wita. Bermula ketika salah satu korban menjemput temannya menggunakan sepeda motor di depan sekolah.
Saat mereka hendak tancap gas, korban tiba-tiba dihampiri tiga pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Korban yang saat itu tidak tahu apa-apa, lantas memilih tancap gas meninggalkan pelaku.
"Pelaku ini lalu mengejar korban. Mereka kejar-kejaran di jalan dan akhirnya pelaku berhasil mengadang lalu keroyok korban," terang dia.
2. Para pelaku kabur usai keroyok korban

Setelah mengeroyok korban, tiga terduga pelaku langsung meninggalkan lokasi guna menghindari amukan massa. Sementara korban dilarikan oleh warga ke RSUD Dompu untuk mendapatkan perawatan intensif.
"Mereka kabur menggunakan motor usai keroyok korban," bebernya.
3. Pelaku ditahan di Polres Dompu
Ilham mengatakan, tiga terduga pelaku berhasil dibekuk oleh tim Reskrim dari Polsek Woja pada Minggu (15/10/2023) pagi dini hari. Mereka sudah dititip ke Mako Polres Dompu untuk diproses hukum lebih lanjut.
Kapolsek Woja, Ipda Zainal Arifin yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa pengeroyokan tersebut. Tiga terduga pelaku telah diamankan tidak lama setelah kejadian berlangsung.
"Para pelakunya sudah kami tangkap dan dititipkan ke Mako Polres Dompu untuk kepentingan proses hukum lebih lanjut," pungkas Kapolsek.



















