Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Menteri Dorong Koperasi Merah Putih di NTT Punya SPBU Khusus untuk Nelayan

Menteri Dorong Koperasi Merah Putih di NTT Punya SPBU Khusus untuk Nelayan
Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono kunker di Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)
Intinya Sih
  • Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong Koperasi Desa Merah Putih di NTT mengelola SPBU Nelayan, pabrik es batu, dan cold storage untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
  • Ferry menilai koperasi dapat mengembangkan energi terbarukan seperti PLTS mini guna memenuhi kebutuhan listrik desa dan kelurahan yang belum teraliri listrik di wilayah NTT.
  • Dalam kunjungan kerja bersama Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Ferry menyebut Presiden Prabowo telah menyalurkan Rp3 miliar untuk pengembangan KDMP serta menjadi anggota kehormatan KKMP Manulai Dua.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kupang, IDN Times - Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono mendorong Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Nusa Tenggara Timur (NTT) bisa merambah bisnis energi seperti penjualan solar bagi nelayan.

Menurutnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bagi nelayan atau SPBU Nelayan dapat dilayani langsung oleh (KDMP) yang ada di NTT. Fery menyampaikan ini usai meresmikan Koperasi Kelurahan Merah Putih di Manulai Dua, Kecamatan Alak, Kota Kupang, yang dilakukannya Sabtu (25/4/2026).

1. SPBU hingga pabrik es batu

IMG-20260425-WA0034.jpg
Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono kunker di Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Untuk NTT nantinya, lanjut dia, bukan hanya mengembangkan bisnis di sektor energi dan terbarukan yang didorong nantinya tetapi SPBU Nelayan hingga pabrik es batu.

"Kita dorong untuk terlibat aktif dalam penyediaan SPBU solar untuk nelayan, pabrik es batu, maupun penyediaan cold storage," jelasnya saat itu.

Ia sendiri memuji Koperasi Kelurahan Merah Putih Manulai Dua yang telah diresmikannya karena membeli gabah yang akan dijual lagi

"Jadi koperasi ini bisa bergerak di mana-mana," tukasnya lagi.

Ia juga mendorong agar koperasi lainnya di luar Koperasi Merah Putih dapat membuat ekosistem sendiri. Salah satu yang disoroti ialah Koperasi TLM.

"Koperasi ini menjadi kakak asuh dari Koperasi Merah Putih di Manulai Dua NTT jadi contoh. Bagus ini," ungkap dia.

2. Koperasi Merah Putih bisa kelola PLTS

Seorang pejabat berbicara di depan umum saat kunjungan kerja di Kupang, didampingi beberapa orang dengan latar gedung koperasi.
Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono kunker di Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Sebelumnya ia menjelaskan potensi energi baru dan terbarukan yang dapat dipergunakan oleh desa dan kelurahan di NTT. Ia mencontohkan KDMP dapat menyediakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) skala mini.

"Yang kemudian dikelola untuk kegiatan bisnis dan juga untuk keperluan rumah tangga yang akan dikelola oleh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," sebut dia.

Ia juga menanggapi soal lokasi KDMP yang sementara dibangun di lokasi-lokasi yang belum tersalurkan listrik.

"Ya harus dibikin PLTS-nya, salah satunya yang skalanya mini," tukasnya.

Saat ini, paparnya, progres KDMP di Indonesia sudah masuk tahap operasionalisasi. Ada sekitar 6.300 bangunan fisik, gudang, gerai dan alat kelengkapan yang sudah selesai. Kemudian ada 25 ribuan yang sedang dibangun.

"Dalam tahap operasional ini kita juga konsern terhadap desa-desa dan kelurahan-kelurahan yang masih membutuhkan dukungan dari ketersediaan energi," jelas dia.

3. Jadi anggota kehormatan

Seorang pejabat mengenakan kemeja biru dan selendang tradisional berbicara dengan beberapa orang di dalam ruangan dengan produk UMKM di Kupang.
Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono kunker di Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Dalam kunjungan kerjanya itu, Ferry didampingi Gubernur NTT Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma.

Menurutnya Presiden Prabowo Subianto telah menggelontorkan Rp 3 miliar ke KDMP dan KKMP untuk bangunan fisik, alat kelengkapan dan sejumlah kelengkapan operasional lainnya.

Ia sendiri mengaku bersedia menjadi anggota kehormatan KKMP Manulai 2 dengan simpanan pokok sebesar Rp 50 juta.

Share
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News NTB

See More