Comscore Tracker

Warning BMKG! NTB Berpotensi Dilanda Cuaca Buruk Sepekan Kedepan 

Pihak terkait diminta lakukan persiapan

Mataram, IDN Times - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid, Lombok mengeluarkan warning atau peringatan dini potensi cuaca buruk di provinsi NTB dalam sepekan kedepan. BMKG memperkirakan NTB dilanda cuaca ekstrem atau cuaca buruk pada 2 - 8 Oktober 2022.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Agastya Ardha Chandra Dewi, Sabtu (1/8/2022) menjelaskan BMKG memonitor perkembangan kondisi cuaca di seluruh wilayah Indonesia yang saat ini diindikasikan terdapat signifikansi dinamika atmosfer. Sehingga dapat berdampak pada potensi peningkatan curah hujan di beberapa wilayah Indonesia.

1. Adanya belokan dan perlambatan kecepatan angin

Warning BMKG! NTB Berpotensi Dilanda Cuaca Buruk Sepekan Kedepan Ilustrasi gelombang tinggi (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Hasil analisis kondisi dinamika atmosfer terkini di wilayah NTB, menunjukkan adanya belokan dan perlambatan kecepatan angin. Hal ini dapat meningkatkan pola konvektifitas serta aktifnya fenomena Madden Jullian Oscillation (MJO) yang berinteraksi dengan gelombang Rossby Ekuator.

"Sehingga dapat memaksimalkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah NTB dalam beberapa hari ke depan," terang Chandra Dewi.

Baca Juga: NTB Gelar 'Sales Mission' di 5 Kota Besar agar WSBK Ramai Penonton 

2. Hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang

Warning BMKG! NTB Berpotensi Dilanda Cuaca Buruk Sepekan Kedepan ilustrasi hujan lebat (pixabay.com/Kammy27)

Chandra Dewi mengatakan berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang untuk periode 2 - 8 Oktober 2022 di wilayah NTB. Antara lain Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Bima, Kota Bima, dan Dompu.

"Potensi tinggi gelombang yang mencapai 2 meter atau lebih di Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagIan selatan, Selat Sape bagian selatan, dan Samudera Hindia selatan NTB," ungkapnya.

3. Pihak terkait diminta lakukan persiapan antisipasi peningkatan curah hujan

Warning BMKG! NTB Berpotensi Dilanda Cuaca Buruk Sepekan Kedepan Ilustrasi banjir bandang (IDN Times/Arief Rahmat)

Untuk itu, BMKG meminta pihak-pihak terkait melakukan persiapan. Antara lain memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air siap untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan. Kemudian, melakukan penataan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak melakukan pemotongan lereng atau penebangan pohon yang tidak terkontrol serta melakukan program penghijauan secara lebih masif.

Selanjutnya, melakukan pemangkasan dahan dan ranting pohon yang rapuh serta menguatkan tegakan/tiang agar tidak roboh tertiup angin kencang. Selain itu, terus memonitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG, secara lebih rinci dan detail untuk tiap kecamatan di seluruh wilayah NTB.

Baca Juga: Kalender Balap 2023, MotoGP Mandalika Digelar 13 - 15 Oktober 

Topic:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya