Dijadikan Obat, Pria di Mataram Nekat Pesan Ganja Lewat Medsos

Ganja dikirim lewat jasa pengiriman

Mataram, IDN Times - Seorang pria di Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB) inisial RM (31) diciduk jajaran Satresnarkoba setempat, Rabu (23/2/2022). Ia ditangkap lantaran kedapatan memesan narkotika jenis ganja lewat media sosial atau online.

RM memesan ganja karena tergiur untuk dijadikan obat. Ia ditangkap di rumahnya di lingkungan Pande Kecamatan Sekarbela Kota Mataram.

"Barang tersebut dijadikan sebagai barang bukti atas tindakan terduga, dan saat ini terduga dan BB telah diamankan di Mapolresta Mataram," jelas Kasat Narkoba Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Porusa Utama, Kamis (24/2/2022). 

1. Ganja dikirim lewat jasa pengiriman

Dijadikan Obat, Pria di Mataram Nekat Pesan Ganja Lewat MedsosTim Opsnal Resnarkoba Polresta Mataram menangkap RM di rumahnya di lingkungan Pande, Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. (Dok. Polresta Mataram)

Yogi menjelaskan terungkapnya kasus ini berawal dari informasi dari masyarakat. Bahwa ada narkotika jenis ganja yang dikirim lewat salah satu jasa pengiriman.

Atas informasi tersebut, ia memerintahkan Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram untuk melakukan penyelidikan atas informasi tersebut. Setelah mendapat kejelasan, Tim Opsnal disaksikan petugas lingkungan setempat, dilakukan penangkapan terhadap terduga pelaku selaku pemilik paket tersebut di rumahnya di lingkungan Pande, Kelurahan Karang Pule Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Baca Juga: Vonis Penjara 15 Tahun untuk Terdakwa Pembunuhan ASN Bima

2. Ditemukan ganja seberat 4,96 gram

Dijadikan Obat, Pria di Mataram Nekat Pesan Ganja Lewat MedsosBarang bukti ganja yang diamankan Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram di rumah pelaku. (Dok. Polresta Mataram)

Dari hasil penggeledahan paket tersebut, kata Yogi, ditemukan satu klip plastik berisi daun ganja seberat 4,96 gram. Selanjutnya diamankan bersama barang bukti lainnya berupa kertas rokok serta alat komunikasi.

Polisi pun langsung membawa barang bukti sekaligus tersangka ke Polresta Mataram. Proses pemeriksaan terus dikembangkan kepada tersangka ini. 

3. Tersangka mengaku ganja digunakan untuk obat

Dijadikan Obat, Pria di Mataram Nekat Pesan Ganja Lewat MedsosTim Opsnal Resnarkoba Polresta Mataram menggeledah rumah tersangka. (Dok. Polresta Mataram)

Menurut keterangan tersangka, ganja tersebut dipesan untuk digunakan sebagai obat. Dan tersangka mengakui bahwa dirinya memesan lewat online dan mengetahui info ganja tersebut melalui media sosial.

"Terduga ini melihat info di medsos ada yang jual ganja. Oleh karena berniat untuk digunakan sebagai obat, terduga memesan dengan cara online," tutur Yogi.

Karena kepemilikan barang haram tersebut, RM dijerat pasal 114, 112 dan 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia terancam dengan hukuman paling sedikit 7 tahun penjara.

Baca Juga: Kerja Sama NTB dan Jabar dalam Enam Sektor Pengembangan Daerah

Topik:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya