Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mobil Pikap Rem Blong di Jalan Terjal, Dua Ibu di NTT Meregang Nyawa

IMG-20260214-WA0014.jpg
Mobil pikap di TTS, NTT, ringsek akibat rem blong hingga sebabkan dua ibu rumah tangga meninggalkan di tempat. (Dok istimewa)
Intinya sih...
  • Mobil pikap Suzuki APV Mega Carry mengalami rem blong di jalan terjal, menyebabkan dua ibu rumah tangga tewas dan sembilan penumpang lain terluka.
  • Sopir kehilangan kendali mobil, menyebabkan dua penumpang tewas dan sembilan lainnya mengalami luka berat hingga ringan, dengan korban patah tulang dan luka di kepala.
  • Korban tewas disemayamkan, sementara yang luka pulang ke rumah setelah penanganan awal. Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengimbau pengendara untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kupang, IDN Times - Satu unit mobil pikap jenis Suzuki APV Mega Carry mengalaminya rem blong di Jalan Raya Sahan-Taepopon, Desa Sahan, Kecamatan Nunkolo, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kecelakaan tunggal pada Sabtu (14/2/2026) pagi sekitar pukul 07.30 WITA ini menyebabkan dua ibu rumah tangga (IRT) tewas dan sembilan warga lain juga yang menumpang mobil itu terluka.

1. Mobil terjungkal keluar jalan

Ilustrasi TKP (pexels.com/katwilcox)
Ilustrasi TKP (pexels.com/katwilcox)

Kapolres TTS AKBP Hendra Dorizen melalui Kasat Lantas Polres TTS Iptu Al Fathan Bimo Pratama membenarkan peristiwa ini. Mobil pikap itu dikemudian oleh Nelson R. D. Nifu (33) dan melaju dari arah Sahan menuju Boking sambil mengangkut total 15 orang penumpang,

Kemudian sopir kehilangan kendali kendaraan yang diduga penyebab utamanya adalah rem blong saat memasuki wilayah RT 013/RW 006, Desa Sahan. Mobil yang tiba-tiba tidak bisa direm itu oleng ke kiri dan terjun ke ngarai dan ringsek di sisi jalan.

2. Alami luka di kepala hingga patah tulang

IMG_20260215_155331.jpg
Mobil pikap di TTS, NTT, ringsek akibat rem blong hingga sebabkan dua ibu rumah tangga meninggalkan di tempat. (Dok istimewa)

Akibatnya dua penumpang tewas di tempat, sementara yang lain mengalami luka berat hingga ringan karena hantaman keras tersebut.

"Sopir tiba-tiba lost control sehingga terjadi kecelakaan dengan dua orang meninggal dunia," tegasnya, Minggu (15/2/2025).

Korban meninggal dunia adalah Marselina Nifu (38) dan Marlis Imelda Leo (29). Sembilan korban luka lainnya ialah Antonia Nifu (60), Adolfina Misa (45), Yofita Nomleni (16), Yohanes Liufeto (23), Maria Missa (45), Sergius Penu (7 tahun), Kamilus Nifu (53), dan termasuk sopirnya juga.

"Rata-rata mengalah luka di area kepala dan lainnya satu mengalami patah tulang kiri, serta satu lainnya sakit pada sakit punggung," jelas dia.

3. Area terjal dengan tikungan tajam

ilustrasi rambu jalan berbentuk belah ketupat (pexels.com/Srattha Nualsate)
ilustrasi rambu jalan berbentuk belah ketupat (pexels.com/Srattha Nualsate)

Kedua korban tewas telah disemayamkan pada rumah masing-masing. Sementara korban patah tulang, memilih pulang dan berobat secara tradisional karena menolak tindakan medis di rumah sakit Korban luka ringan lainnya juga telah kembali ke rumah masing-masing usai mendapat penanganan awal dari Puskesmas Nunkolo.

Ia menyatakan proses olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, dan investigasi lebih lanjut sementara dilakukan.

Ia juga mengimbau pengendara, khususnya di jalur menurun terjal seperti di wilayah Nunkolo, untuk rutin memeriksa kondisi rem, kecepatan, dan muatan kendaraan agar tidak melebihi kapasitas.

"Karena Jalur selatan TTS ini dikenal rawan kecelakaan karena kontur jalan berbukit dan tikungan tajam," pesannya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News NTB

See More

Polisi Ciduk ASN di Area Kantor Bupati Sikka terkait Kasus Narkoba

15 Feb 2026, 15:59 WIBNews