Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono kunker di Kupang. (IDN Times/Putra Bali Mula)
Sebelumnya ia menjelaskan potensi energi baru dan terbarukan yang dapat dipergunakan oleh desa dan kelurahan di NTT. Ia mencontohkan KDMP dapat menyediakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) skala mini.
"Yang kemudian dikelola untuk kegiatan bisnis dan juga untuk keperluan rumah tangga yang akan dikelola oleh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," sebut dia.
Ia juga menanggapi soal lokasi KDMP yang sementara dibangun di lokasi-lokasi yang belum tersalurkan listrik.
"Ya harus dibikin PLTS-nya, salah satunya yang skalanya mini," tukasnya.
Saat ini, paparnya, progres KDMP di Indonesia sudah masuk tahap operasionalisasi. Ada sekitar 6.300 bangunan fisik, gudang, gerai dan alat kelengkapan yang sudah selesai. Kemudian ada 25 ribuan yang sedang dibangun.
"Dalam tahap operasional ini kita juga konsern terhadap desa-desa dan kelurahan-kelurahan yang masih membutuhkan dukungan dari ketersediaan energi," jelas dia.