Tim Gegana Satuan Brimob Polda NTB mengecek benda mencurigakan mirip torpedo yang ditemukan nelayan di perairan Gili Trawangan Lombok Utara. (dok. Polda NTB)
Asep mengatakan secara kasat mata ada tulisan aksara Cina pada benda asing mirip torpedo tersebut. Namun untuk memastikan apakah benar benda itu dari Cina, akan diteliti lebih dalam oleh Tim Ahli Mabes TNI AL.
Begitu juga saat ditanya apakah ada kamera atau perangkat elektronik yang ditemukan di benda tersebut, Asep mengatakan pihaknya tidak meneliti sejauh itu. "Secara kasat mata dari luar tidak ada (perangkat elektronik). Tidak membedah lebih dalam, nanti diserahkan ke tim ahlinya," tandasnya.
TNI AL mengimbau seluruh masyarakat pesisir di NTB, tetap tenang, tidak berspekulasi, beraktivitas seperti biasa, serta segera melaporkan jika ada anomali atau benda asing yang sekiranya bisa membahayakan navigasi atau hal yang tidak lazim di wilayah NTB. Benda asing itu ditemukan seorang nelayan bernama Harianto (28), pada Senin (6/4/2026) pukul 08.00 WITA di perairan Utara Gili Trawangan, atau jaraknya 10 mil dari Gili Trawangan.
Kemudian Harianto menghubungi anggota Pospol Gili Trawangan, selanjutnya benda mencurigakan itu dibawa ke pinggir pantai Gili Trawangan pukul 10.00 WITA. Benda tersebut berhasil dievakuasi ke Gili Trawangan, selanjutnya dipasang police line dengan tujuan memastikan kegiatan investigasi awal berjalan dengan prosedur yang berlaku.
"TNI AL menyampaikan apresiasi kepada saudara Harianto karena dengan berani, peduli dan mengapresiasi kewaspadaan masyarakat pesisir," kata dia.
Hal ini menunjukkan masyarakat pesisir di NTB memiliki ketanggapan dan respons terhadap hal-hal yang sekiranya menjadi anomali di wilayah perairan. Di samping itu, hal ini menunjukkan sinergi yang kuat antara masyarakat, TNI AL dan kepolisian dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah maritim di NTB.