Polri dan TNI Patroli di Pesisir Pantai NTB selama Cuaca Ekstrem

Mataram, IDN Times - Badan Meteorologi, Gesofisika dan Klimatologi (BMKG) Nusa Tenggara Barat (NTB) melaporkan potensi cuaca ekstrem melanda sejumlah kota/kabupaten.
Anomali cuaca berupa angin baratan yang menyebabkan tingginya intensitas hujan melanda NTB. Selain itu, pada 1 Januari 2023, diperkirakan akan terjadi hujan dengan curah hujan lebat hingga sangat lebat.
Hal ini-pun berpengaruh tidak hanya pada curah hujan, tetapi juga ombak setinggi 4 meter yang dibarengi angin yang kencang di perairan NTB.
1. Kapolsek Ampenan dan Danramil Lakukan Patroli Seputar Pesisir Pantai Ampenan

Atas kondisi itu, Polri dan TNI pun menggelar patroli di pesisir Pantai Ampenan Mataram NTB sekaligus mengimbau masyarakat dalam mengantisipasi potensi bencana.
Kapolsek Ampenan Ajun Komisaris Polisi Faisal Afrihadi dan Danramil 1606-09 Ampenan Kapten Inf Zainul Fahri bersama-sama menggelar patroli di Pantai Ampenan dan Depo Pertamina. Kedatangan mereka dengan didampingi personel Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.
2. Dilakukan guna melihat kondisi di seputar pesisir pantai Ampenan

Faisal mengatakan, pihaknya mengimbau masyarakat agar bisa mengantisipasi potensi cuaca ekstrem akan terjadi. Wilayah Pantai Ampenan termasuk daerah wisata yang kerap dikunjungi masyarakat.
Peninjauan ini juga dilakukan, untuk melihat kondisi pasang surut air pantai. Serta kemungkinan adanya tanah longsor. “Akibat pasang surut air laut dalam beberapa hari ini perlu diwaspadai oleh masyarakat di wilayah pesisir Kecamatan Ampenan,” ucapnya
3. Kapolsek mengimbau masyarakat tetap hati-hati dan memperhatikan informasi cuaca

Menurut Faisal, cuaca ekstrem dan curah hujan yang terus-menerus bisa mengakibatkan banjir, oleh kenaikan muka laut. Menyebabkan air pasang menggenangi daratan hingga tanah longsor yang bisa mengikis permukaan daratan.
Ia pun juga mengimbau masyarakat tinggal di pesisir pantai agar bisa melakukan antisipasi lebih dini. Mereka yang tinggal di Kecamatan Sekarbela maupun Kecamatan Ampenan agar memantau informasi cuaca disampaikan pihak pemerintah daerah.
“Sehingga masyarakat bisa mengantisipasi dan waspada bila sewaktu-waktu terjadi air pasang di pesisir pantai ,” tutupnya.













![[QUIZ] Sudah Tersakiti tapi Masih Bertahan? Cari Tahu Alasannya dari Kuis Ini!](https://image.idntimes.com/post/20251113/pexels-gustavo-fring-4173140_8317ea12-c705-4b40-9e7b-c03fd3b3b51d.jpg)
![[QUIZ] Bagaimana Kepribadianmu saat Sendirian? Cari Tahu di Sini!](https://image.idntimes.com/post/20260404/1000013396_7125005e-5677-451a-8d3d-0ba37705bec5.jpg)




