Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

LPG 3 Kg Langka di Lotim, Pemkab dan Pertamina Tambah 24.480 Tabung

LPG 3 Kg Langka di Lotim, Pemkab dan Pertamina Tambah 24.480 Tabung
Stok LPG di salah satu pangakalan di Selong Lotim kosong (IDN Times/Ruhaili)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Pemkab Lombok Timur menambah kuota LPG 3 kg sebanyak 24.480 tabung atau hampir 70 persen dari alokasi normal untuk mengatasi kelangkaan dan menstabilkan harga di lapangan.
  • Distribusi tambahan difokuskan pada empat kecamatan paling terdampak, yaitu Pringgasela, Lenek, Aikmel, dan Wanasaba agar penyaluran lebih efisien dan tepat sasaran bagi penerima subsidi.
  • Pertamina Patra Niaga menggelar operasi pasar tiga hari dengan stok aman serta melakukan sidak gabungan guna memastikan distribusi LPG sesuai HET dan mencegah pelanggaran oleh agen maupun pangkalan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Lombok Timur, IDN Times – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengambil langkah strategis untuk mengatasi kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang belakangan dikeluhkan masyarakat. Melalui koordinasi dengan pihak Pertamina, pemerintah daerah memastikan tambahan kuota distribusi mulai disalurkan guna menstabilkan pasokan di lapangan.

Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, usai pertemuan bersama pihak Pertamina pada Senin (6/4). Ia menegaskan pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi kondisi yang dirasakan masyarakat.

"Menindaklanjuti persoalan gas yang dikeluhkan masyarakat, kami pemerintah daerah menambahkan kuota agar kondisi bisa kembali aman seperti sedia kala. Ini juga merupakan hasil koordinasi bersama pihak Pertamina," ujarnya.

1. Tambahan kuota hampir 70 Persen

IMG-20260406-WA0061.jpg
Sekda Lombok Timur, M. Juani (IDN Times/Ruhaili)

Dalam skema terbaru, distribusi LPG 3 kilogram yang sebelumnya berada pada kapasitas normal sekitar 35.000 tabung kini ditambah sebanyak 24.480 tabung. Angka ini setara dengan tambahan hampir 70 persen dari alokasi normal. Tambahan tersebut diharapkan mampu menekan kelangkaan sekaligus menstabilkan harga dan ketersediaan gas di tingkat pengecer.

Menurut Sekda, langkah penambahan kuota dilakukan sebagai respons cepat terhadap kelangkaan LPG subsidi yang terjadi di sejumlah wilayah.

"Pemerintah memastikan pasokan LPG 3 kilogram diperkuat agar kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok penerima subsidi, tetap terpenuhi," ujarnya.

2. Fokus awal di empat kecamatan paling terdampak

IMG_20260406_193554.jpg
Warga Lombok Timur saat antri membeli gas (IDN Times/Istimewa)

Selain menambah kuota, Pemkab Lombok Timur juga melakukan penyesuaian pola distribusi di lapangan agar penyaluran lebih efektif dan merata.

"Kami tidak hanya menambah kuota, tetapi juga memastikan pola distribusinya lebih efisien, sehingga masyarakat yang benar-benar berhak bisa mendapatkan gas subsidi ini," jelas Juaini.

Pada tahap awal, distribusi tambahan difokuskan pada empat kecamatan yang dinilai paling terdampak, yakni, Kecamatan Pringgasela, Lenek, Aikmel dan Wanasaba. Keempat wilayah tersebut diprioritaskan berdasarkan tingkat kebutuhan dan laporan kondisi riil di lapangan.

"Kita telah berkomunikasi dengan seluruh 21 kecamatan di Lombok Timur. Namun, penyaluran awal diarahkan ke wilayah dengan tingkat urgensi tertinggi agar dampaknya langsung dirasakan masyarakat," pungkasnya.

3. Pertamina Patra Niaga gelar operasi pasar 3 hari

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memrediksi kebutuhan masyarakat terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG cenderung meningkat periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. (IDN Times/Istimewa).
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memrediksi kebutuhan masyarakat terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG cenderung meningkat periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. (IDN Times/Istimewa).

PT Pertamina Patra Niaga mengambil langkah cepat dengan menggelar operasi pasar selama tiga hari ke depan. Langkah ini dipastikan mulai berjalan pada Minggu (5/4/2026) sebagai bentuk mitigasi lonjakan permintaan di tengah libur panjang.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa secara stok, LPG 3 kg di Kabupaten Lombok Timur dipastikan aman dan mencukupi. Pengecekan lapangan telah dilakukan dari tingkat SPPBE hingga pangkalan.

Lebih lanjut, Ahad menjelaskan bahwa untuk operasi pasar yang dimulai hari ini, Pertamina Patra Niaga akan menyalurkan sebanyak 24 ribu tabung atau setara dengan 70 persen dari alokasi normal. Sebagai antisipasi lebih lanjut, Pertamina Patra Niaga juga telah melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) gabungan bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum pada Kamis (2/4/2026) lalu. Sidak tersebut merupakan tindak lanjut dari keluhan masyarakat Lombok Timur.

Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian di pangkalan resmi Pertamina agar bisa mendapatkan LPG sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp18.000 dengan kualitas dan kuantitas yang sesuai.

Pertamina juga telah menegaskan kembali kepada seluruh agen dan pangkalan bahwa penyaluran harus tepat sasaran. Setiap agen atau pangkalan yang tidak mematuhi ketentuan akan dikenakan sanksi berupa penghentian alokasi hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News NTB

See More