Kelompok Massa Berkostum Hitam Bakar Ban di Depan Mabes Polda NTT

- Puluhan pemuda berkostum hitam bakar ban dan berpuisi di depan Mabes Polda NTT.
- Kapolres Kupang Kota, Kombes Pol Djoko Lestari, meminta massa untuk tetap menggunakan lajur jalan yang ditutup dan menjaga ketertiban.
- Aksi di Kota Kupang merupakan respon atas demontrasi di DPR RI, menuntut pertanggungjawaban atas kematian Affan Kurniawan, dan reformasi kebijakan perburuhan.
Kupang, IDN Times - Sekelompok pemuda di Kota Kupang menggelar aksi demonstrasi di depan Mabes Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Puluhan laki-laki dan perempuan berkostum serba hitam ini membawa berbagai spanduk yang mengkritisi kebijakan pemerintah Prabowo - Gibran.
Massa aksi ini juga mengkritik kebijakan anggaran yang menguntungkan anggota DPR. Mereka juga menyebut kematian Affan Kurniawan sebagai tindakan tidak berprikemanusiaan.
1. Bakar ban dan berpuisi

Para pemuda ini berkumpul sekitar pukul 17.30 WITA. Mereka secara bergantian berorasi dan memakai satu lajur jalan. Arus kendaraan di Jalan Jenderal Soeharto ini sempat terhambat namun tetap lancar.
Massa kemudian berbalik dan membakar ban di depan gerbang. Masing-masing juga menyalakan lilin di depan gerbang masuk gedung itu.
Mereka menyanyikan berbagai lagu perjuangan dan membacakan puisi secara bergantian sambil mengitari ban yang terbakar itu.
2. Kapolres sempat temui demonstran

Polisi pun memblokade satu lajur jalan yang digunakan aksi demonstrasi ini. Titik yang ditutup pada perempatan Polda NTT.
Kapolres Kupang Kota, Kombes Pol Djoko Lestari sempat menemui massa sekaligus meminta agar mereka tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Ia meminta massa menggunakan lajur jalan yang ditutup dan menjaga ketertiban.
Djoko berada sekitar dua menit bersama demonstran dengan pengawalan beberapa anggotanya. Setelahnya ia kembali ke dalam areal Mabes Polda NTT.
Massa mulai menduduki gerbang Mabes Polda NTT dan mengkritisi kepolisian dalam kasus kematian Affan Kurniawan. Mereka mengkritisi kepolisian yang disebut pernah intimidatif soal isu Papua.
3. Aksi lanjutan demo masyarakat

Aksi di Kota Kupang ini merupakan aksi lanjutan yang merespons demontrasi beruntun di DPR RI dan beberapa daerah lainnya.
Massa di Kota Kupang ini menuntut pertanggungjawaban atas kematian Affan Kurniawan. Sekaligus mengkritik kebijakan diambil rezim Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming yang dianggap merugikan rakyat, penolakan tindakan represif aparat, penolakan tunjangan DPR, transparansi anggaran, hingga reformasi kebijakan perburuhan.