Juru Bicara Aliansi Pejuang Lahan KEK Mandalika, M. Samsul Qomar. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Juru Bicara Aliansi Pejuang Lahan KEK Mandalika M. Samsul Qomar mengatakan warga sudah siap untuk melakukan sanding data kepemilikan lahan di KEK Mandalika dengan ITDC. Berdasarkan undangan yang diterima para kuasa hukum warga, sanding data akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 dengan menghadirkan pihak Kementerian BUMN, ITDC dan Forkopinda NTB.
"Kita berharap sanding data ini sebagai jawaban atas perjuangan rakyat berpuluh tahun soal hak hak mereka yang dikebiri oleh pihak pengembang. Dalam proses sanding data ini, kita inginkan ada transfaransi dan penyelesaian paripurna," kata Qomar, Sabtu (11/2/2023).
Qomar menceritakan sanding data pernah dilakukan pada 2019 lalu di Hotel D'Max Pujut Lombok Tengah. Namun setelah sanding data, hasilnya tidak diketahui apalagi penyelesaiannya. Sehingga, sanding data yang akan dilaksanakan Selasa (14/2/2023) diharapkan sebagai proses terakhir untuk menyelesaikan soal lahan yang diklaim sebagai HPL oleh ITDC dan segera dibayarkan hak warga sebagai pemilik jika mereka menang dalam sanding data tersebut.
Pihaknya yakin Gubernur akan membantu penyelesaian dan pembayaran seperti yang dilakukan pada 9 bidang tanah yang sudah diklaim berstatus HPL di Dusun Ebunut beberapa waktu lalu seluas 1,8 hektare. Hal itu sebagai yurisprudensi karena status lahan di ITDC semua diklaim HPL, sehingga klaim tersebut harus dicabut dan dikembalikan ke masyarakat selanjutnya dibayarkan .
"Kami menyiapkan saksi dan tambahan bukti alas hak untuk proses sanding data nanti. Kami juga meminta kepolisian dan kejaksaan berdiri di posisi netral dan memberikan ruang ke masyarakat sebagai tempat mengadu jika dalam proses ada kesalahan atau pelanggaran," kata Qomar.
Qomar memberikan apresiasi kepada Gubernur Zulkieflimansyah yang sudah membantu memediasi warga dengan Kementerian BUMN dan ITDC untuk proses sanding data ini.
"Dan tentunya proses lanjutan sampai tingkat penyelesaian hak pembayaran," tandas mantan Anggota DPRD Lombok Tengah ini.