Kupang, IDN Times - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mengaku geram karena realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih sangat rendah meski tahun 2026 telah memasuki pertengahan. Kegeraman itu disampaikan Melki saat memimpin upacara bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi NTT di halaman Kantor Gubernur NTT, Senin (8/6/2026) pagi. Ia bahkan mengancam akan mencopot pejabat dari instansi yang tidak menunjukkan kinerja maksimal.
Menurut Melki, target PAD Pemprov NTT pada 2026 mencapai Rp 2,8 triliun. Namun hingga awal Juni, realisasinya baru sekitar Rp560 miliar atau setara 20 persen dari target yang telah ditetapkan. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bekerja lebih maksimal untuk meningkatkan pendapatan daerah agar target PAD tahun ini dapat tercapai.
