Kupang, IDN Times - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena geram atas ketidakhadiran sekitar dua ribu aparatur sipil negara (ASN) pada saat upacara bersama lingkup Pemerintah Provinsi NTT, Senin (23/2/2026). Melki menyatakan kekecewaannya dan mengancam tegas dengan tidak membayarkan tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
“Baru pertama kali ini saya pimpin apel dan kurang lebih 2.000 ASN tidak hadir. Ini harus kita tindak dan kita sanksi dengan tegas, apalagi yang tidak ada keterangan jelas. Ini tidak boleh dibiarkan!,” tegas Melki saat memimpin upacara di halaman depan Gedung Sasando.
