Kupang, IDN Times - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap penyebab balita berusia 2 tahun bernama Mario Calviano Guru meninggal dunia pada Kamis (20/8/2026). Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan (SKK) Kemenkes, Dr. Sumarjaya, mengatakan balita tersebut meninggal bukan karena tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa bumi.
Dia menjelaskan balita asal Nagekeo itu meninggal dunia karena kedinginan akibat faktor cuaca. "Itu perlu diklarifikasi, itu bukan karena bangunan runtuh tapi karena faktor kedinginan dan cuaca. Karena dia sakit, jadi bukan karena faktor kena gempa," kata Sumarjaya dikonfirmasi IDN Times, Sabtu (22/8/2026).
