(Tim Gabungan Tertibkan 3 Lokasi Tambang Batubara Liar di Muara Enim) IDN Times/istimewa
Berdasarkan data Disnakertrans NTB, sebanyak 728 TKA bekerja secara resmi di tambang milik PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di Sumbawa Barat. PT AMNT dan aliansinya mempekerjakan ratusan tenaga kerja asing, terutama dalam proyek pembangunan smelter tembaga.
Aryadi menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan rutin setiap bulan dari PT AMNT terkait TKA yang bekerja di sana. "Sebagian besar TKA berasal dari Inggris, India, dan Cina. Tenaga ahli dari Inggris mendominasi, terutama untuk proyek smelter," terangnya.
Sebelumnya, Kantor Imigrasi Mataram mengungkapkan bahwa 15 WNA asal Cina yang tercatat memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) bekerja sebagai investor di tambang emas ilegal di Sekotong, Lombok Barat. Namun, mereka belum melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi.
"Menurut data kami, 15 WNA ini memegang KITAS investor. Untuk masalah lain, kami belum mengetahui lebih lanjut. Kami menunggu hasil penyelidikan polisi terkait kasus pembakaran kamp WNA di tambang emas ilegal Sekotong," kata Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Mataram, Hery Sudiono.
Pihak Imigrasi berencana turun ke lokasi setelah penyelidikan aparat kepolisian selesai.