Kupang, IDN Times - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror turun tangan langsung menangani enam anak di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga terpapar paham radikalisme melalui media digital berupa game online. Densus 88 Antiteror akan bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi NTT dalam penanganan tersebut.
Kepala UPTD PPA NTT, Jenny Widayati, mengonfirmasi hal ini, Minggu (26/7/2026). Kerja sama ini lanjutan setelah pendampingan psikososial yang pihaknya berikan kepada anak-anak itu.
