Ilustrasi stok beras atau sembako di supermarket Palembang. (IDN Times/dokumen)
Suryadin mengatakan, pascakebakaran terjadi, bantuan sandang dan pangan terus berdatangan untuk para korban. Baik itu bantuan warga secara personal maupun yang mengatasnamakan lembaga sosial lainnya.
Bupati Bima dan Pj Gubernur NTB juga langsung turun ke lokasi menemui para korban yang terdampak. Selain menyampaikan belasungkawa atas peristiwa yang dialami, mereka turut membawa sejumlah paket bantuan sembako.
"Di sana sudah ada posko bagian penerima bantuan. Jadi setiap ada bantuan masuk, baik berupa barang dan uang disimpan pada satu tempat, lalu dibagikan ke para korban," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, 13 unit rumah warga di Desa Monta Baru Kecamatan Lambu Kabupaten Bima dilaporkan terbakar pada Minggu (15/10/2023). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, warga hanya mengalami kerugian materil mencapai Rp1,8 miliar.
Dari 13 unit rumah terbakar tersebut, enam di antaranya hangus dan rata dengan tanah. Sementara tujuh unit lainya hanya mengalami rusak ringan dan sedang.