Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Tips Melakukan Self Reward agar Tidak Menjadi Pemborosan

4 Tips Melakukan Self Reward agar Tidak Menjadi Pemborosan
Pinterest
Share Article

Self-reward atau penghargaan untuk diri sendiri adalah hal yang penting untuk kamu lakukan. Tidak ada salahnya kamu menghadiahi diri kamu sendiri atas kerja keras atau usaha yang kamu telah lakukan. Namun, dalam self-reward ini, kamu perlu mempertimbangkan secara matang supaya wujud apresiasi terhadap diri sendiri tidak menjadi pemborosan.

Banyak orang yang menjadi kacau keuangannya karena salah memaknai self-reward. Faktanya, banyak orang yang tidak bisa membedakan self-reward dengan pemborosan. Kamu harus jeli membedakan hal tersebut.

Dalam hal ini, tidak sedikit orang yang sulit mengendalikan hasratnya untuk berbelanja atau bersenang-senang, dan ketika dirinya merasa bersalah karena telah banyak menghabiskan banyak uang, ia kemudian menutupi rasa bersalahnya dengan menyebut kegiatan berfoya-foyanya dengan self-reward.

Untuk itu, sangat perlu untuk kamu ketahui tips berikut ini agar kamu bisa menghadiahi diri kamu sendiri tanpa harus menjadi pemborosan.

Berikut 4 tips melakukan self-reward agar tidak menjadi pemborosan.

1. Bayar dulu tagihan-tagihan

Pinterest
Pinterest

Sebelum kamu memikirkan bentuk self-reward apa yang tepat untuk dirimu, sebaiknya kamu bayar dulu tagihan-tagihan bulanan yang kamu miliki. Dari mulai tagihan listrik, belanja bulanan, cicilan pembelian barang dan utang-utang lainnya, biaya transportasi, hingga dana darurat, semua wajib kamu lunasi dulu.

Kamu bisa sisihkan sebagian sisa uang gajimu tiap bulannya untuk ditabungkan selama jangka waktu tertentu, misalnya enam bulan. Setelah uangnya terkumpul, kamu bisa menggunakannya untuk self-reward pilihanmu, baik itu berupa barang yang sudah lama diidam-idamkan atau liburan di tempat wisata yang belum pernah kamu kunjungi sebelumnya.

2. Atur anggaran sehingga masih dalam persentase yang normal

Pinterest
Pinterest

Persentase anggaran suatu keuangan idealnya adalah 50 persen dari sebuah penghasilan untuk pemenuhan kebutuhan primer dan 30 persen untuk pembayaran tagihan-tagihan, utang, serta hiburan yang berlaku sebagai kebutuhan tersier. Sementara, 20 persen dari penghasilan tersebut sebaiknya adalah untuk tabungan, dana darurat, atau investasi.

Jika kamu hanya memiliki satu sumber penghasilan untuk memberikan penghargaan atas kerja kerasmu sendiri, maka hanya sekitar 30 persen dari penghasilan tersebut yang bisa kamu gunakan. Itu pun kamu harus menguranginya dulu dengan pembayaran tagihan, serta utang-utang lainnya. Nah sisanya adalah uang yang bisa kamu gunakan untuk self-rewad ke dirimu sendiri.

3. Jangan jadikan self-reward sebagai hadiah yang bisa dibeli setiap waktu

Pinterest
Pinterest

Banyak yang mengira kalau self-reward merupakan kegiatan yang bisa dilakukan setiap waktu. Itu salah besar ya, karena itu namanya pemborosan, bukan self-reward. Walaupun kamu bekerja keras setiap hari, bahkan hingga harus bergadang, bukan berarti kamu bisa memberi diri sendiri self-reward sesuka hati.

Supaya keuanganmu tetap aman, ada baiknya self-reward bagi diri sendiri lebih dulu kamu rencanakan. Tabung sejumlah uang untuk self-reward tersebut, misalnya dalam jangka waktu 4-6 bulan. Jadi, kamu bisa merencanakan self-reward yang jauh lebih berharga dan sangat kamu idamkan.

4. Gunakan pendapatan di luar penghasilan utama

Pinterest
Pinterest

Supaya self-reward kamu tidak menjadi pemborosan, kamu bisa memanfaatkan pendapatan lain di luar gaji utama, misalnya dana bonus tahunan, THR, uang lembur, atau masukan tambahan dari pekerjaan sampingan. Dengan demikian, kamu bisa melakukan self-reward yang cukup mewah dan tidak setengah-setengah.

Dengan sumber penghasilan tambahan, kamu tidak perlu khawatir dompetmu kering kerontang. Namun, selain untuk membeli hadiah untuk diri sendiri, jangan lupa sisihkan juga sebagian dari pendapatan di luar penghasilan utama kamu untuk investasi, tabungan, dana darurat, dan sumbangan untuk kemanusiaan.

Demikian 4 tips melakukan self-reward agar tidak menjadi pemborosan. Semoga bermanfaat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -

Latest News NTB

See More

Tragis, Permintaan Uang untuk Seragam Sekolah Anak Berujung Maut

10 Jun 2026, 19:31 WIBNews