Mataram, IDN Times - Sebanyak 2.000 lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) bakal dikirim magang ke Jepang pada tahun 2026 ini. Jepang menyiapkan kuota sebanyak 45.000 orang untuk Indonesia, dari jumlah itu NTB mendapatkan kuota 2.000 orang.
Gaji atau uang saku yang diperoleh peserta pemagangan ke Jepang cukup besar. Bagi peserta yang menguasai bahasa Jepang level N2 atau tingkat menengah atas, gaji yang diperoleh mulai dari Rp17 juta hingga Rp25 juta.
