Profil dan Harta Kekayaan Yandi, Calon Bupati Bima Kelahiran 1995

Muhammad Putera Ferryandi resmi diusung Partai Golkar untuk menjadi calon Bupati Bima 2024. Pemuda kelahiran Dompu, 12 Desember 1995 ini mendaftar bersama calon wakilnya, Rostiati Dahlan di Kantor KPU Bima Rabu pagi (28/8/2024).
Pria yang akrab disapa Yandi ini merupakan putra sulung dari pasangan suami istri (Pasutri) Almarhum H Ferry Zulkarnain dan Hj Indah Dhamayanti Putri. Sang ayah merupakan Sultan Bima ke-XVI, juga eks Bupati Bima 2 periode. Begitu juga ibunya saat ini sedang menjalani kepemimpinan sebagai Bupati Bima periode kedua, 2024-2029. Ibunya juga merupakan calon wakil gubernur NTB 2024 yang mendampingi Lalu Muhammad Iqbal.
1. Dinobatkan sebagai jenateke

Yandi sendiri telah dinobatkan sebagai Jenateke XVII berdasarkan keputusan Tim Sembilan Majelis Adat Sara Dana Mbojo, Nomor 01/Ncuhi/VII/2016. Jenateke adalah gelar untuk Putra Mahkota Kesultanan Bima sebelum dinobatkan menjadi Sultan.
Yandi menempuh pendidikan formal di satuan pendidikan SDN 02 Kota Bima, dan melanjutkan MTSN 1 Negeri Bima. Sementara sekolah menengah atas di SMAN 1 Kota Bima.
Setelah tamat SMA, Yandi kembali menempuh pendidikan tinggi di jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIPOL) Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung. Kemudian lulus pada tahun 2017 silam.
2. Dua kali jadi ketua DPRD Bima

Dari sejak SMA hingga kuliah, Yandi aktif di berbagai kegiatan formal dan informal. Antara lain Ketua OSIS periode 2011-2012, Juara Basket antar SMA Sepulau Sumbawa (2011), Ketua Pramuka SMA 2011-2012, Inisiator Kegiatan Promosi Pariwisata Kabupaten Bima "Teka Tambora dan Jelajah Alam Bima".
Dua tahun setelah lulus kuliah atau sekitar 2019 silam, ia mulai terjun di dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) dari Partai Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) II (Kecamatan Bolo dan Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima).
Pada Pileg itu, Yandi memperoleh suara sebanyak 4.729. Perolehan suara tersebut mengantarkannya duduk di parlemen sebagai anggota DPRD Kabupaten Bima Periode 2019-2024.
Partai berlambang pohon beringin itu meraih suara terbanyak di Kabupaten Bima. Setelah melalui seleksi administrasi, Yandi berhasil menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bima dan menjadi ketua dewan termuda di Indonesia pada usia 23 tahun.
Kemudian pada Pileg 2024, lagi-lagi golkar meraih suara terbanyak dan Yandi menempati urutan pertama dari Caleg lain. Alhasil, ia pun kembali duduk di partai Ketua DPRD Kabupaten Bima periode 2024-2029.
3. Harta kekayaan Rp1.687.670.339

Ada pun keseluruhan dari harta kekayaan Yandi yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) 2023 adalah sebesar Rp1.687.670.339.
Tanah dan bangunan seluas 855 M2 di Kabupaten Bima, hibah dengan akta senilai Rp700.000.000. Sedangkan di Kota Bima, seluas 4.839 M2 hiba dengan akta Rp312.342.933.
Kemudian alat transportasi dan mesin, Mobil, Honda HR-V RU5 1.8 RS CVT tahun 2017 dari hasil sendiri senilai Rp325.000.000. Sedangkan Mobil, Honda Navara VL 2.5 Double Cabin tahun 2017, hasil sendiri senilai Rp350.000.000 dan KAS dan setara KAS Rp327.406.













![[QUIZ] Sudah Tersakiti tapi Masih Bertahan? Cari Tahu Alasannya dari Kuis Ini!](https://image.idntimes.com/post/20251113/pexels-gustavo-fring-4173140_8317ea12-c705-4b40-9e7b-c03fd3b3b51d.jpg)
![[QUIZ] Bagaimana Kepribadianmu saat Sendirian? Cari Tahu di Sini!](https://image.idntimes.com/post/20260404/1000013396_7125005e-5677-451a-8d3d-0ba37705bec5.jpg)




