Lombok Tengah, IDN Times - Toprak Razgatlioglu menginginkan sesi warm-up tetap tersedia dalam format baru MotoGP 2027. Ia menilai sesi sebelum balapan itu penting untuk merasakan motor dan mencoba setelan.
Di sisi lain, Toprak menyukai pemisahan kualifikasi sprint dan Grand Prix karena memberinya kesempatan memperbaiki posisi start. Menjelang balapan di Mandalika, ia juga mengenang gelar juara pertama yang diraihnya di Sirkuit Mandalika pada 2021.
Toprak Razgatlioglu Ingin Warm-up MotoGP Tetap Ada

Take a Deeper Read
1. Dua kualifikasi membuka kesempatan start lebih depan
Toprak melihat dua sesi kualifikasi sebagai kesempatan untuk memulai balapan dari posisi yang lebih baik. Ia mengatakan selalu start dari posisi paling belakang pada balapan-balapan terakhir.
Menurut Toprak, performa motornya kerap membaik pada Sabtu dan terkadang setelah hari itu, sehingga ia membutuhkan kualifikasi lain untuk memperbaiki catatan waktu. Meski menyukai pemisahan kualifikasi, ia juga menginginkan tambahan waktu pada FP1, FP2, dan FP3.
“Kamu tahu, kami selalu meningkatkan performa motor pada hari Sabtu dan terkadang setelah hari Sabtu. Namun saya butuh kualifikasi lain untuk mendapat catatan waktu lap yang lebih baik dan mungkin memulai dari posisi yang bagus.” kata Toprak.
2. Warm-up membantu merasakan motor sebelum balapan
Toprak menilai warm-up penting karena memberi kesempatan mengendarai dan merasakan motor sebelum balapan. Dalam sesi itu, pembalap juga bisa mencoba setelan berbeda dan menemukan sesuatu yang berguna.
Ia mempertanyakan apakah waktu pembukaan pit lane bisa menggantikan kebutuhan itu ketika bahan bakar sudah berada pada batas maksimal. Toprak berharap penyelenggara mempertimbangkan kembali sesi warm-up dengan menyediakan waktu sekitar 10 menit.
“Itulah mengapa warm-up itu penting, terkadang kamu menemukan sesuatu saat warm-up. Dan ini sangat penting, saya berharap mereka mengubah hal ini.” ujarnya.
3. Mandalika menyimpan kenangan gelar juara pertama
Toprak mengenang Mandalika sebagai tempat ia meraih gelar juara pertama bersama Yamaha pada 2021. Ia mengatakan kenangan itu masih sangat indah karena memiliki arti yang spesial.
Toprak juga menyampaikan kesukaannya terhadap lintasan Mandalika dan menyebut Indonesia sebagai negara Muslim. Ia berharap bisa meraih hasil yang spesial pada akhir pekan balapan di Mandalika.
“Saya punya kenangan sangat manis pada tahun 2021 bersama Yamaha juga, saya meraih gelar juara pertama saya di Mandalika. Saya masih menyimpan kenangan yang sangat indah karena ini sangat spesial, ini adalah gelar juara pertama saya,” katanya.
Curated For You
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- Jorge Martin Soroti Risiko Format Baru MotoGP 202709 Oct 2026, 13:23 WIB
- 17 Politisi hingga Pakar Bicara soal Ambang Batas Parlemen29 Sep 2026, 12:44 WIB
- Marco Bezzecchi Antusias dengan Dua Kualifikasi MotoGP 202709 Oct 2026, 11:52 WIB