Lombok Tengah, IDN Times - Wakil CEO MotoGP Sports Entertainment Group, Carlos Ezpeleta, menyebut usul menghapus warm-up dalam format MotoGP 2027 berasal dari tim-tim. Menurutnya, tim percaya pembukaan pit lane yang lebih lama bisa mengakomodasi kebutuhan pengujian sebelum balapan.
Ezpeleta mengatakan penyelenggara tetap terbuka terhadap perubahan dan peningkatan. Sementara itu, persoalan bahan bakar di grid masih dibahas oleh tim-tim.
Carlos Ezpeleta Buka Peluang Penyesuaian soal Warm-up MotoGP

Take a Deeper Read
1. Penghapusan warm-up diusulkan tim-tim
Ezpeleta menjelaskan bahwa warm-up awalnya digunakan untuk menguji masalah setelah hari Sabtu. Tim-tim kemudian mengusulkan penghapusan sesi itu.
Menurutnya, tim percaya kebutuhan pengujian bisa diatasi dengan membuka pit lane lebih lama. Ezpeleta menilai perubahan itu memberikan penggunaan waktu pembalap di lintasan yang lebih baik.
“Selain itu, tim-tim juga mengusulkan untuk menghapus sesi warm-up. Awalnya warm-up ada untuk menguji masalah setelah hari Sabtu, tetapi mereka percaya dengan membuka pit lane lebih lama, hal itu bisa diatasi. Kami merasa ini memberikan hasil yang lebih baik dalam penggunaan waktu pembalap di lintasan,” kata Ezpeleta.
2. Urusan bahan bakar di grid masih dibahas
Pembahasan format tanpa warm-up juga memunculkan pertanyaan tentang urusan bahan bakar di grid. Ezpeleta mengatakan persoalan itu masih didiskusikan oleh tim-tim.
Salah satu opsi yang dibicarakan adalah perubahan pada tangki bahan bakar. Opsi lainnya berupa pengisian ulang bahan bakar di pit lane.
“Hal itu masih didiskusikan oleh tim-tim, apakah mereka akan mengubah tangki atau melakukan pengisian ulang bahan bakar di pit lane,” ujarnya.
3. Penyesuaian tetap terbuka, termasuk untuk Moto2 dan Moto3
Ezpeleta menyatakan penyelenggara selalu terbuka untuk perubahan dan peningkatan. Ia juga mengatakan beberapa pembalap yang meminta warm-up dihapus tidak menyampaikan keinginan itu secara publik.
Untuk Moto2 dan Moto3, Ezpeleta menyebut pembalap biasanya hanya menjalani tiga hingga empat lap saat warm-up. Ia membuka kemungkinan memperpanjang waktu pit lane untuk kedua kelas jika ada permintaan.
“Pembalap Moto2 dan Moto3 biasanya hanya keluar 3-4 lap saat warm-up. Namun, kami terbuka untuk memperpanjang waktu pit lane untuk Moto2 dan Moto3 jika mereka memintanya,” katanya.
Curated For You
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- Fun Fact: Format Baru MotoGP 2027 Ternyata Berawal dari Usulan Tim10 Oct 2026, 06:00 WIB
- 17 Politisi hingga Pakar Bicara soal Ambang Batas Parlemen29 Sep 2026, 12:44 WIB