ilustrasi mempersiapkan salinan dokumen agar dapat membantu jika mengalami permasalahan (pexels.com/Anete Lusina)
Para pejabat di Bima belum mengetahui tentang peristiwa kematian salah seorang TKW setempat di Malaysia.
Sekretaris Desa (Sekdes) Nggembe Irfan mengaku belum memperoleh laporan soal peristiwa nahas ini. Ia beralasan, sama sekali belum mendapatkan informasi tersebut.
"Sampai sore ini belum ada kabar soal kematian dia, nanti saya tanya aparat desa," katanya singkat.
Demikian pun Kabid Binapenta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bima Ruvaidah menyebutkan hal sama, belum memperoleh laporan soal TKW ini. Baik dari laporan keluarga maupun dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Kota Mataram.
"Sampai pagi ini kami belum terima laporan soal TKW yang meninggal. Kami juga sudah koordinasi dengan BP2MI Mataram, di sana juga masih belum ada laporan," katanya dikonfirmasi Sabtu (30/12/2023).
Ruvaida menduga, kasusnya tidak dilaporkan ke Disnakertrans ataupun BP2MI karena ditangani langsung oleh perusahaan, tempat ia bekerja di Malaysia. Begitupun fasilitas pemulangan ke kampungnya di Desa Nggembe Kecamatan Bolo.
"Mungkin ditangani oleh perusahaan, makanya kasus tak dilaporkan ke kami," pungkasnya.