Taat Bayar Pajak Kendaraan, Warga NTB Berkesempatan Bawa Pulang Emas

Mataram, IDN Times - Kabar baik bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) yang taat membayar pajak kendaraan bermotor (PKB). Bagi warga NTB yang aktif membayar pajak kendaraan bermotor berkesempatan membawa pulang emas yang diundi pada Juli mendatang.
Pemprov NTB bekerjasama dengan Tim Pembina Samsat Provinsi NTB menyelenggarakan undian emas dengan total 12 gram dan hadiah menarik lainnya. Kesempatan ini berlaku untuk wajib pajak aktif yang membayar pajak kendaraan bermotor sebelum jatuh tempo selama periode 1 Januari sampai 30 September 2026.
1. Prioritaskan insentif daripada keringanan pajak

Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) NTB Baiq Nelly Yuniarti mengatakan pihaknya akan memprioritaskan pemberian insentif pajak daripada keringanan pajak ke depannya. Program undian emas yang dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak yang selalu taat membayar pajak kendaraannya.
"Jadi bentuk-bentuk insentif pajak seperti ini yang akan terus kita prioritaskan ke depan, daripada kita memberikan keringanan kepada kendaraan yang sering jatuh tempo," kata Nelly di Mataram, Rabu (8/4/2026).
2. Undian emas khusus untuk kendaraan pribadi

Dia menjelaskan undian emas ini khusus diberikan untuk kendaraan pribadi, bukan untuk kendaraan dinas pemerintah, TNI dan Polri. Program ini akan diundi pada bulan Juli mendatang.
Meski demikian bagi kendaraan yang jatuh temponya hingga 30 September juga bisa berkesempatan mengikuti undian emas ini. Dengan catatan telah membayar pajak kendaraan sebelum tanggal pengundian.
"Karena sebagaimana ketentuan kami bahwa pajak kendaraan paling cepat dapat dibayar tiga bulan sebelum jatuh tempo,” terangnya.
3. Kerjasama dengan Jasa Raharja

Nelly menambahkan bahwa undian emas sebanyak 12 gram itu bekerjasama dengan PT Jasa Raharja NTB. Hal itu bagian dari kerjasama kemitraan atas pungutan SWDKLLJ.
Dengan adanya undian emas ini diharapkan semua pemilik kendaraan bermotor di NTB semakin taat. Kemudian cakupan layanan asuransi kecelakaan yang dikelola oleh Jasa Raharja dapat semakin baik.

















