Lombok Timur, IDN Times - Penyaluran bantuan sosial (bansos) paket sembako senilai Rp30 miliar di Kabupaten Lombok Timur yang dihajatkan untuk membantu warga miskin pada momentum Idul Fitri 2026 masih terus berlangsung. Hingga saat ini, realisasi penyaluran telah mencapai 82 persen.
Ini menyisakan sekitar 35.900 paket yang belum tersalurkan di empat kecamatan, yaitu Selong, Sambelia, Lenek, dan Sembalun. Keterlambatan penyaluran diakui oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur, Siti Aminah, bukan karena masalah jadwal, melainkan karena tingginya standar selektivitas pemerintah daerah terhadap kualitas beras yang dimasukkan ke dalam paket bansos.
"Kami sangat selektif, makanya penyaluran agak lambat. Bahkan kami sering menolak barang dari penyedia karena tidak sesuai spesifikasi," ujar Siti Aminah Senin (6/4/25).
